Penerapan LPSE di Polman belum optimal

Jum'at, 19 April 2013 - 18:37 WIB
Penerapan LPSE di Polman...
Penerapan LPSE di Polman belum optimal
A A A
Sindonews.com - Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) di Kabupaten Polewali Mandar (Polman) yang diterapkan belum berjalan dengan optimal. Padahal, Pemkab Polman pada 2011 sudah mengeluarkan surat keputusan tentang pembentukan LPSE.

Hal itu terlihat dengan kurangnya SKPD yang mengumumkan dan mendaftar barang rencana pengadaan barang dan jasa di website-nya masing-masing.

Sekretaris Kabupaten (Sekab) Polman Andi Ismail menuturkan, sejak dikeluarkannya SK nomor 236 tahun 2011 tentang pembentukan LPSE, jumlah penyedia yang terdaftar di LPSE Polman baru sebanyak 97 penyedia. Di antaranya, 67 penyedia yang sudah masuk dan 30 penyedia yang belum masuk.

Kata Andi Ismail, sejak terbentuknya LPSE, pemerintah juga melakukan pelatihan kerja sama dengan Yasmib bagi panitia lelang sebanyak 25 orang, dan pelatihan bagi penyedia sebanyak 50 orang. Sementara untuk PNS yang telah mempunyai sertifikat, sampai saat ini untuk pengadaan barang/jasa berjumlah 96 yang tersebar di berbagai SKPD.

Disebutkan Andi Ismail, sejak LPSE dibentuk, pelelangan melalui LPSE pada tahun anggaran 2012 sebanyak 105 paket dengan anggaran sebesar Rp110 miliar. "Sementara itu, yang sudah berjalan tahun sebanyak 82 paket dengan total anggaran Rp54 juta lebih,” ujarnya, Jumat (19/4/2013).

Meski demikian, Andi Ismail menegaskan pada 2014 mendatang, melalui surat edaran Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKKP), setelah 1 januari 2104, setiap instansi diwajibkan untuk mengumumkan rencana pengadaan barang/jasa dan membentuk satu atau lebih unit layanan pengadaan barang/jasa yang beranggotakan personil yang sudah memiliki sertifikat keahlian pengadaan barang/jasa.
(hyk)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
2 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
2 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
2 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
2 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
2 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
3 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved