Gusur pedagang, PT KAI tolak dituduh tidak ada dialog
Kamis, 18 April 2013 - 11:52 WIB
Gusur pedagang, PT KAI tolak dituduh tidak ada dialog
A
A
A
Sindonews.com - Meski telah melakukan penggusuran pada pedagang, pihak PT KAI menolak dituduh melakukan penggusuran tanpa dialog dengan pedagang. Menurut Humas PT KAI, Daops I Agus Sutjiono, mereka sudah melakukan dialog sebelum jatuh tempo waktu penggusuran.
"Dialog sudah dilakukan dari sejak bulan Desember 2012 saat kontrak sewa lahan yang dimiliki pedagang habis," tuturnya di sela-sela penggusuran, di Stasiun Pasar Minggu, Kamis (18/4/2013).
Ia juga secara tegas menolak pendapat pedagang yang katanya, tidak ada dialog dan pemberitahuan sebelumnya, karena ada bukti dari pihak KAI saat dialog berlangsung.
Agus menjelaskan, lahan bekas penggusuran akan digunakan untuk penambahan panjang peron demi mencapai target peningkatan jumlah penumpang sebesar 1,2 Juta per harinya.
"Lahan ini untuk penambahan panjang peron untuk target 1,2 juta penumpang," terangnya.
"Dialog sudah dilakukan dari sejak bulan Desember 2012 saat kontrak sewa lahan yang dimiliki pedagang habis," tuturnya di sela-sela penggusuran, di Stasiun Pasar Minggu, Kamis (18/4/2013).
Ia juga secara tegas menolak pendapat pedagang yang katanya, tidak ada dialog dan pemberitahuan sebelumnya, karena ada bukti dari pihak KAI saat dialog berlangsung.
Agus menjelaskan, lahan bekas penggusuran akan digunakan untuk penambahan panjang peron demi mencapai target peningkatan jumlah penumpang sebesar 1,2 Juta per harinya.
"Lahan ini untuk penambahan panjang peron untuk target 1,2 juta penumpang," terangnya.
(stb)