Imigrasi Jaksel deportasi warga Pakistan & Filipina

Jum'at, 12 April 2013 - 21:14 WIB
Imigrasi Jaksel deportasi...
Imigrasi Jaksel deportasi warga Pakistan & Filipina
A A A
Sindonews.com - Kantor Imigrasi Jakarta Selatan (Kanim Jaksel) mendeportasi warna Pakistan, Ali Rehmat dan warga Filipina, Fenol Marilou, karena melanggar izin tinggal di Indonesia.

"Ali Eehmat karena diduga memberikan keterangan palsu saat mengajukan izin tinggal. Dia masuk ke Indonesia dengan Visa Kunjungan dengan sponsor awal Amaris Hotel Senen," ujar Kapala Kantor Imigrasi Jaksel Maryoto Sumadi kepada wartawan, saat dihubungi, Jumat (12/4/2013).

Ditambahkan dia, selanjutnya Ali mengajukan perpanjangan Izin Tinggal Kunjungan melalui seseorang bernama Wahyu ke Kanim Jaksel dengan sponsor PT Al Razaq Resources.

"Di Surat Permohonan PT Al Razaq Resources disebutkan bahwa Ali Rehmat tinggal di Apartemen Paradise Blok C1-A1 J. Pangeran Antasari-Jakarta Selatan. Rabu malam Ali Rehmat dipulangkan melalui Bandara Soetta (Soekarno-Hatta) dengan pesawat," terangnya.

Untuk memastikan kebenaran tempat tinggal itu, pada 28 Maret 2013, petugas Imigrasi dari Bidang Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kanim Jaksel mendatangani Apartemen Paradise.

Petugas kemudian mendapatkan pernyataan dari Reta (Tenan Relation Officer Apartemen Paradise), tidak ada blok C1-A1, tetapi yang ada Blok C1A dan Ali tidak pernah tinggal di Apartemen Paradise tersebut.

"Hasil pemeriksaan, Ali Rehmat diduga melanggar pasal 123 huruf a Undang-undang (UU) No 6/2011 tentang Keimigrasian, yakni memberikan data palsu untuk memperoleh Izin Tinggal," paparnya.

Hal yang sama dilakukan Fenol Marilou. Dia pertama kali datang ke Indonesia, pada 11 Januari 2013, melalui Bandara International Soekarno-Hatta dengan Visa Kunjungan B211 Reg No 2A1229A-0020M melakukan pelanggaran izin tinggalnya dengan bekerja di PT Asa Foodenesia Abadi.

Dalam paspor dan izin tinggal, Fayol tercatat beralamat di Mutiara Sentul Blok L No 14, Babakan Madang, Sentul Bogor. Tetapi saat pengajuan permohonan perpanjangan terdapat kejanggalan. Alamat yang tercantum adalah Jalan Lebak Bulus Raya 150k Cilandak, Jakarta Selatan.

Padahal alamat itu sejak tanggal 1 April 2013 merupakan rumah milik Andreas Sutanto, yang merupakan Presiden Direktur PT. Asa Foodenesia Abadi. Namun rumah tersebut telah dijual ke orang lain sejak tahun 2012. Andreas Sutanto saat ini tinggal di Jalan Delima Barat 1, No. S21, Lebak Bulus, Jakarta Selatan 12440.

"Fenol melanggar pasal 116 jo pasal 71 UU No 6 /2011 tentang Keimigrasian, terkait pemilik atau pengurus tempat penginapan yang tidak memberikan keterangan atau tidak memberikan data Orang Asing yang menginap di rumah atau di tempat penginapannya," tukasnya.

Dalam pemeriksaan, Fenol mengakui, dirinya tidak mengetahui dan tidak pernah tinggal dialamat Jalan Lebak Bulus Raya 150k Cilandak, Jakarta Selatan. "Pelaksanaan deportasinya dilaksanakan 10 April 2013 melalui bandara Soetta dengan pesawat," tandasnya.
(san)
Berita Terkait
Ditjen Imigrasi tangkap...
Ditjen Imigrasi tangkap 17 WN Vietnam Pekerja Klinik Bedah
Kapal Pengangkut Imigran...
Kapal Pengangkut Imigran Gelap Terbalik di Italia, 40 Hilang
Viral Aksi Joget Mahasiswa...
Viral Aksi Joget Mahasiswa Aceh Usir Ratusan Imigran Gelap Rohingya
Dibawa Kabur Imigran...
Dibawa Kabur Imigran Gelap, Mobil Dinas Rudenim Ditemukan di Masjid
Uni Eropa Setujui Aturan...
Uni Eropa Setujui Aturan Lebih Ketat untuk Tangani Imigran Gelap
10 Fakta Mengerikan...
10 Fakta Mengerikan Rute Gelap Imigran ke Eropa, Seperti Mempertaruhkan Nyawa
Berita Terkini
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
5 menit yang lalu
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
1 jam yang lalu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
2 jam yang lalu
MNC Peduli Gelar Operasi...
MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor
2 jam yang lalu
Gagas GEBRAK, Perindo...
Gagas GEBRAK, Perindo Badung Cetak Lebih Banyak Pencipta Lapangan Kerja di Bali
3 jam yang lalu
3 Warga Sipil Tewas...
3 Warga Sipil Tewas Ditembak OPM, Koops TNI Habema Buru para Pelaku
4 jam yang lalu
Infografis
20 Negara yang Pernah...
20 Negara yang Pernah Dijajah Alexander Agung, dari Pakistan hingga Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved