Kunci jawaban UN beredar di Makassar
Jum'at, 12 April 2013 - 18:44 WIB
Kunci jawaban UN beredar di Makassar
A
A
A
Sindonews.com - Menjelang pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA senin 15 April 2013, kunci jawaban soal sudah mulai beredar. Padahal soal saja belum diterima oleh Dinas Pendidikan Kota Makassar.
Kunci-kunci jawaban tersebut diperjualbelikan dengan harga Rp100 ribu. Tidak hanya itu, oknum yang tidak bertanggungjawab ini juga sudah mengantongi sembilan kartu ujian siswa agar bisa diluluskan dengan bayaran tertentu.
Untuk itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mengimbau seluruh siswa peserta ujian beserta orang tua agar jangan terpancing. Sebab kunci jawaban ini dipastikan palsu dan menyesatkan. Begitupula dengan rayuan untuk meluluskan dengan cara-cara di luar mekanisme yang berlaku.
“Kami minta jika ada yang menawari maka hal seperti ini diacuhkan saja. Kami berharap apa yang terjadi tahun sebelumnya di SMK 6 dimana 98 siswa yang menggunakan kunci jawaban palsu semuanya tidak lulus,” ungkap Kadisdik Makassar Mahmud BM saat pemaparan persiapan UN Makassar di Gedung DPRD Makassar, Jumat (12/4/2013).
Dia memaparkan, kemungkinan bocornya soal dan kunci jawaban sangat kecil karena ketatnya pola pengawasan dan sistem ujian yang diterapkan. Pengetatan pelaksanaan UN sudah dilakukan sejak di tingkat pendistribusian soal.
Soal akan didistribusikan dari gudang soal yang dijaga aparat kepolsian 24 jam penuh ke sekolah-sekolah pelaksana ujian dengan sistem perhari sesuai mata pelajaran yang diujiankan.
Seluruh soal ini nantinya akan dijemput oleh Satuan Kelompok Pendidikan (SKP) Disdik yang juga akan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian bersama dengan pengawas dari Unhas.
“Jadi untuk penjagaan keamanan soal kami serahkan sepenuhnya ke aparat. Untuk soal Makassar kemungkinan besok sudah tiba dan langsung distribusikan,” katanya.
Kunci-kunci jawaban tersebut diperjualbelikan dengan harga Rp100 ribu. Tidak hanya itu, oknum yang tidak bertanggungjawab ini juga sudah mengantongi sembilan kartu ujian siswa agar bisa diluluskan dengan bayaran tertentu.
Untuk itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mengimbau seluruh siswa peserta ujian beserta orang tua agar jangan terpancing. Sebab kunci jawaban ini dipastikan palsu dan menyesatkan. Begitupula dengan rayuan untuk meluluskan dengan cara-cara di luar mekanisme yang berlaku.
“Kami minta jika ada yang menawari maka hal seperti ini diacuhkan saja. Kami berharap apa yang terjadi tahun sebelumnya di SMK 6 dimana 98 siswa yang menggunakan kunci jawaban palsu semuanya tidak lulus,” ungkap Kadisdik Makassar Mahmud BM saat pemaparan persiapan UN Makassar di Gedung DPRD Makassar, Jumat (12/4/2013).
Dia memaparkan, kemungkinan bocornya soal dan kunci jawaban sangat kecil karena ketatnya pola pengawasan dan sistem ujian yang diterapkan. Pengetatan pelaksanaan UN sudah dilakukan sejak di tingkat pendistribusian soal.
Soal akan didistribusikan dari gudang soal yang dijaga aparat kepolsian 24 jam penuh ke sekolah-sekolah pelaksana ujian dengan sistem perhari sesuai mata pelajaran yang diujiankan.
Seluruh soal ini nantinya akan dijemput oleh Satuan Kelompok Pendidikan (SKP) Disdik yang juga akan mendapat pengawalan dari aparat kepolisian bersama dengan pengawas dari Unhas.
“Jadi untuk penjagaan keamanan soal kami serahkan sepenuhnya ke aparat. Untuk soal Makassar kemungkinan besok sudah tiba dan langsung distribusikan,” katanya.
(ysw)