Digusur KPK, warga Jalan Gembira mengadu ke Jokowi
Selasa, 09 April 2013 - 14:13 WIB
Digusur KPK, warga Jalan Gembira mengadu ke Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan warga kampung pemulung, di Jalan Gembira, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setia Budi, Jakarta, korban penggusuran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), siang ini akan mengaku di Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi).
"Ya, kita akan menemui Jokowi siang ini, karena tidak mungkin kita temui KPK," ujar Ronald (57), warga Guntur, kepada Sindonews, di lokasi penggusuran, Jakarta, Selasa (9/3/2013).
Ditambahkan dia, sedikitnya ada sekira 50 orang yang akan datang melapor kepada Jokowi. "Kita kesana, tujuannya agar mengadukan nasib dan meminta solusi dari Jokowi untuk masalah warga," tuturnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sekira 40-an orang akan sedang bergegas menuju Balai Kota. Mereka terdiri dari para orang tua, dan anak-anak. Mereka menuju Balai Kota dengan menggunakan sebuah metro mini.
Seperti diberitakan sebelumnya, kampung pemulung di Jalan Gembira dihancurkan oleh KPK. Wilayah itu akan didirikan gedung baru KPK. Kendati sudah melayang surat peringatan, namuan penggusuran ini dilakukan tanpa alternatif tempat tinggal mereka.
"Ya, kita akan menemui Jokowi siang ini, karena tidak mungkin kita temui KPK," ujar Ronald (57), warga Guntur, kepada Sindonews, di lokasi penggusuran, Jakarta, Selasa (9/3/2013).
Ditambahkan dia, sedikitnya ada sekira 50 orang yang akan datang melapor kepada Jokowi. "Kita kesana, tujuannya agar mengadukan nasib dan meminta solusi dari Jokowi untuk masalah warga," tuturnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sekira 40-an orang akan sedang bergegas menuju Balai Kota. Mereka terdiri dari para orang tua, dan anak-anak. Mereka menuju Balai Kota dengan menggunakan sebuah metro mini.
Seperti diberitakan sebelumnya, kampung pemulung di Jalan Gembira dihancurkan oleh KPK. Wilayah itu akan didirikan gedung baru KPK. Kendati sudah melayang surat peringatan, namuan penggusuran ini dilakukan tanpa alternatif tempat tinggal mereka.
(san)