Pencopotan Pangdam IV Diponegoro jangan hanya kamuflase!

Minggu, 07 April 2013 - 12:42 WIB
Pencopotan Pangdam IV...
Pencopotan Pangdam IV Diponegoro jangan hanya kamuflase!
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua MPR RI Hajriyanto Y Tohari mengapresiasi langkah tegas TNI, dalam pengusutan peristiwa penembakan di LP Cebongan, Sleman. Peristiwa tersebut, bahkan berujung dengan pencopotan Pangdam IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Hardiono Saroso.

Menurut Hajriyanto, saat ini seluruh masyarakat harus menghormati prosedur dan mekanisme masing-masing institusi. Intinya, kata dia, harus sanski harus dijatuhkan dengan asaz keterbukaan.

"Kita harus menghormati prosedur mekanisme, dan bentuk sanksi masing-masing instuitusi yang ada termasuk TNI. Salah satunya, sanksi yang dijatuhkan kepada Pangdam IV Diponegoro. Yang penting semua dilakukan keterbukaan dan transparansi," tegasnya kepada wartawan dalam acara Simulasi Pemilih Pemula di Universitas Indonesia (UI), Depok, Minggu (07/04/2013).

Ia meminta agar TNI tidak menciptakan kamuflase, bahwa pencopotan Pangdam IV Diponegoro memang betul sanski, bukan sekedar mutasi. Keterbukaan seperti itu, kata Hajriyanto, yang masih belum dilakukan TNI.

"Jangan ada kamuflase soal sanksi, saya dapat informasi itu bukan sanksi katanya hanya mutasi atau tour of duty. Katakanlah yang sejujurnya bahwa yang bersangkutan dapat sanksi, katakan itu memang sanksi. Apa saja bentuk kesalahan Pangdam. Jangan katakan itu mutasi," ujarnya.

Menurutnya, kesalahan Pangdam bisa jadi karena terlalu terburu-buru mengeluarkan pernyataan, bahwa anak buahnya tak terlibat. Namun ia menegaskan, bahwa MPR tak akan mengitervensi masalah sanksi di tubuh militer.

"Misalnya Pangdam tergesa-gesa keluarkan pernyataan. Kita tak ingin lakukan intervensi. Tapi terbuka lah. Katakan pangdam bersalah, sanksinya apa. Kalau Pangdam tak bersalah ya katakan," tukasnya.
(stb)
Berita Terkait
Beruntung, Lima Zodiak...
Beruntung, Lima Zodiak Ini Diramal Bakal Naik Gaji
Kenaikan Gaji Karyawan...
Kenaikan Gaji Karyawan di Indonesia akan Tetap Stabil di Tahun 2024
Fixed, Kemenkeu Pastikan...
Fixed, Kemenkeu Pastikan Gaji PNS Enggak Naik Tahun Depan
Rentan Teror Pihak Bermodal...
Rentan Teror Pihak Bermodal Besar, SHI: Kenaikan Gaji Jaga Rezeki Halal Hakim
Gaji Hakim Naik 280%,...
Gaji Hakim Naik 280%, Anggaran Diambil dari Efisiensi Belanja Negara
Gaji PNS di Sini Bakal...
Gaji PNS di Sini Bakal Naik Gede-gedean, Terbesar dalam 3 Dekade
Berita Terkini
Perkuat Layanan Kesehatan,...
Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkot Tangsel Tingkatkan Kapasitas 1.389 Kader Posyandu
1 jam yang lalu
7 Pengeroyok Prajurit...
7 Pengeroyok Prajurit TNI Kodam Cenderawasih hingga Tewas Ditetapkan sebagai Tersangka
3 jam yang lalu
Peradi Profesional-Unisba...
Peradi Profesional-Unisba Perkuat Pendidikan Hukum dan Pengembangan Profesi Advokat
4 jam yang lalu
Perkuat Ekonomi Maluku...
Perkuat Ekonomi Maluku Utara, APHI Dorong Penerapan Multiusaha Kehutanan
4 jam yang lalu
Apresiasi Polda Sumut...
Apresiasi Polda Sumut Ungkap Ribuan Kasus Narkoba, Sahroni: Kejar Bandarnya, Selamatkan Masyarakat!
4 jam yang lalu
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
5 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Komodo hanya...
3 Alasan Komodo hanya Dapat Ditemukan di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved