Komnas HAM harus buktikan adanya pelanggaran HAM

Jum'at, 05 April 2013 - 06:40 WIB
Komnas HAM harus buktikan...
Komnas HAM harus buktikan adanya pelanggaran HAM
A A A
Sindonews.com - Ada indikasi pembiaran terhadap aksi penyerangan oleh oknum Kopassus Kandang Menjangan Sukoharjo, terhadap empat tahanan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Cebongan, Sleman, Yogyakarta. Akibatnya, empat nyawa orang yang tidak berdaya melayang.

Pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar mengatakan, jika memang ada indikasi pembiaran terjadinya penyerangan, maka bisa disebut sebagai pelanggaran HAM.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) harus berupaya mengusut tuntas jika benar adanya pelanggaran HAM itu. Apakah memang benar ada pembiaran baik oleh TNI maupun pihak kepolisian harus segera diusut.

"Komnas HAM akan menelusuri apakah dalam kasus itu menemukan unsur pelanggaran HAM, penelusuran dimulai dari awal, apakah gerakan itu sudah direncanakan, ditujukan kepada siapa dan siapa yang memerintah ini yang harus ditemukan," jelas Bambang Widodo Umar kepada Sindonews, Jumat (5/3/2013).

Dikatakan sebagai pelanggaran HAM jika dalam kasus itu ada unsur sengaja dibiarkan, dilakukan secara terorganisai, dengan rencana, ada yang memerintah serta bagaimana cara-cara bertindak.

Apabila, Komnas HAM tidak bisa membuktikan sejumlah unsur-unsur itu maka upaya pembuktian adanya pelanggaran HAM akan terputus.

Penelusuran dan interogasi oleh Komisioner Komnas HAM harus dilakukan mulai dari pimpinan dua institusi tersebut dan siapa yang paling bertanggungjawab atas insiden itu harus ditemukan.

Seperti diketahui, terjadi insiden penyerangan oknum TNI ke Lapas Cebongan. Empat tahanan titipan Polda DIY ditembak hingga tewas. Tim investigasi TNI AD telah menemukan 11 pelakunya. Hasil interogasi sementara aksi mereka dilatarbelakangi jiwa korsa.
(lns)
Berita Terkait
Beruntung, Lima Zodiak...
Beruntung, Lima Zodiak Ini Diramal Bakal Naik Gaji
Kenaikan Gaji Karyawan...
Kenaikan Gaji Karyawan di Indonesia akan Tetap Stabil di Tahun 2024
Fixed, Kemenkeu Pastikan...
Fixed, Kemenkeu Pastikan Gaji PNS Enggak Naik Tahun Depan
Rentan Teror Pihak Bermodal...
Rentan Teror Pihak Bermodal Besar, SHI: Kenaikan Gaji Jaga Rezeki Halal Hakim
Gaji Hakim Naik 280%,...
Gaji Hakim Naik 280%, Anggaran Diambil dari Efisiensi Belanja Negara
Gaji PNS di Sini Bakal...
Gaji PNS di Sini Bakal Naik Gede-gedean, Terbesar dalam 3 Dekade
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
1 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
1 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
1 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
2 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
3 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
5 jam yang lalu
Infografis
Rusia Harus Siap Bentrokan...
Rusia Harus Siap Bentrokan Langsung dengan NATO 10 Tahun Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved