Lerai tetangganya ribut, pemuda tewas ditusuk
Sabtu, 25 Mei 2013 - 18:42 WIB
Lerai tetangganya ribut, pemuda tewas ditusuk
A
A
A
Sindonews.com - Niat baik Rian Wibowo (18) melerai keributan malah berbuah petaka. Pemuda tanggung ini ditusuk tukang tato bernama Aris Firdaus (21) hingga tewas di Gang Lontar II, RT02/06, Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, Jumat 24 Mei 2013, malam.
Kapolsek Metro Tambora, Kompol Donni Eka Syahputra menuturkan, peristiwa ini bermula ketika korban mencoba melerai keributan antara pelaku dengan ibundanya di tempat kejadian perkara.
"Pelaku tidak terima dengan perlakuan korban yang melerai sambil berkata 'ngapain lo ikut campur urusan gw? Enggak senang'," ujarnya menirukan ucapan pelaku saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/5/2013).
Di tengah keributan itu, kata Donni, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau lipat di pinggangnya lalu menusukannya ke dada korban. Warga yang melihat korban jatuh terkapar langsung membawanya ke Rumah Sakit (RS) Tarakan, Jakarta Pusat.
"Pelaku menusuk korban di bagian dada dengan satu tusukan. Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," lanjutnya.
Donni menjelaskan, petugasnya yang menerima laporan dari warga, langsung meluncur ke lokasi. Pelaku kemudian diamankan tanpa perlawanan dengan barang bukti pisau lipat bergagang plastik.
Kini, pelaku yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang tato itu telah mendekam di sel tahanan Mapolsek Tambora. "Pelaku disangkakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan hingga mengebabkan seseorang meninggal dunia," tutupnya.
Kapolsek Metro Tambora, Kompol Donni Eka Syahputra menuturkan, peristiwa ini bermula ketika korban mencoba melerai keributan antara pelaku dengan ibundanya di tempat kejadian perkara.
"Pelaku tidak terima dengan perlakuan korban yang melerai sambil berkata 'ngapain lo ikut campur urusan gw? Enggak senang'," ujarnya menirukan ucapan pelaku saat dihubungi wartawan, Sabtu (25/5/2013).
Di tengah keributan itu, kata Donni, pelaku tiba-tiba mengeluarkan pisau lipat di pinggangnya lalu menusukannya ke dada korban. Warga yang melihat korban jatuh terkapar langsung membawanya ke Rumah Sakit (RS) Tarakan, Jakarta Pusat.
"Pelaku menusuk korban di bagian dada dengan satu tusukan. Korban meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit," lanjutnya.
Donni menjelaskan, petugasnya yang menerima laporan dari warga, langsung meluncur ke lokasi. Pelaku kemudian diamankan tanpa perlawanan dengan barang bukti pisau lipat bergagang plastik.
Kini, pelaku yang sehari-harinya berprofesi sebagai tukang tato itu telah mendekam di sel tahanan Mapolsek Tambora. "Pelaku disangkakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan hingga mengebabkan seseorang meninggal dunia," tutupnya.
(maf)