Setengah wilayah Jabar rawan longsor

Selasa, 26 Maret 2013 - 17:39 WIB
Setengah wilayah Jabar...
Setengah wilayah Jabar rawan longsor
A A A
Sindonews.com - Kondisi geografis Jawa Barat yang berbukit membuat kawasan ini masuk dalam daftar kawasan yang paling rawan terkena bencana longsor.

“Jabar ini selalu nomor satu di Indonesia dan dunia. Dan korbannya pun selalu nomor satu dalam hal longsor,” kata Kepala Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Surono, Selasa (26/3/2013).

Data PVMBG, awal tahun ini jumlah kejadian longsor di Jabar mencapai 18 kejadian. Sedangkan kejadian longsor di daerah lain di Indonesia masih di bawah 10 kejadian. Surono menuturkan, bahkan ada ahli tanah longsor yang menyebut bahwa Jabar memiliki daerah rawan longsor terbanyak di dunia.

Menurutnya, bahkan kejadian longsor yang belum pernah terjadi di dunia justru terjadi di Jabar. Misalnya kasus longsor sampah di TPA Leuwigajah, Cimahi, Jawa Barat, 2005.

“Kan belum ada orang ketimbun sampah, di Jabar ada,” tuturnya.

Mengenai daerah rawan longsor ini juga sudah dipetakan sejak 2004, lewat kerja sama PVMBG dengan Dinas Enegri Sumber Daya Mineral (ESDM). Dalam peta ini suluruh derah rawan longsor sudah ada.

Bahkan pada 2010 peta tersebut sudah dilengkapi dengan data potensi longsor di pedesaan. Peta ini untuk pegangan BPBD dalam melakukan sosialisasi dan pencegahan bencana. “Seluruhnya sudah ada,” katanya.

Namun meski ada peta potensi longsor, ternyata kurang begitu diperhatikan khususnya oleh pemerintah. “Cuman enggak begitu perhatian,” tambahnya.

Lanjut Surono, dari utara ke selatan Jabar separuhnya berpotensi longsor. Ciri-cinya selain perbukitan dan lembah, juga tanahnya subur, memiliki banyak mata air, dan nyaman ditinggali.

Ciri-ciri ini srbagaimana dimiliki daerah yang terkena longsor baru-baru ini, yakni Desa Mukapayung Kecamatan Cililin Kabupaten Bandung Barat (KBB). Longsor ini setidaknya menimbun 17 orang.

Dia menyebutkan daerah longsor di Jabar di antaranya Sumedang, Subang, Garut, Ciamis, Tasikmalaya, Sukabumi, Bogor, Majalengka, Kuningan, Purwakarta, Bandung dan sekitarnya.

“Di sini kebanyakan dijamin tidak banjir, tapi longsor,” katanya.
(ysw)
Berita Terkait
266 Saham Terkulai,...
266 Saham Terkulai, IHSG Ditutup Anjlok 32,47 poin ke 6.277
IHSG Sulit Tembus Level...
IHSG Sulit Tembus Level 6.400, Ini Penyebabnya
233 Saham Melemah, IHSG...
233 Saham Melemah, IHSG Ditutup Turun ke Level 6.324
Terkoreksi Lagi, IHSG...
Terkoreksi Lagi, IHSG Ditutup Turun 14,56 Poin ke Level 6.309
Ada Potensi Koreksi,...
Ada Potensi Koreksi, IHSG Diprediksi Kembali Melemah Hari Ini
IHSG Diprediksi Bertaji,...
IHSG Diprediksi Bertaji, Pantau 6 Saham Ini
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Imsakiyah Ramadan...
Jadwal Imsakiyah Ramadan 1447 H / 2026 M untuk Wilayah Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved