Adendum bagi hasil terminal Purabaya nyantol di dewan

Jum'at, 22 Maret 2013 - 19:44 WIB
Adendum bagi hasil terminal...
Adendum bagi hasil terminal Purabaya nyantol di dewan
A A A
Sindonews.com - Adendum terkait bagi hasil Terminal Purabaya antara Pemkab Sidoarjo dan Pemkot Surabaya sampai saat ini belum terealisasi. Pasalnya, draft adendum sampai saat ini masih berada di pimpinan DPRD Sidoarjo.

Ketua DPRD Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno saat dikonfirmasi mengakui jika draft adendum bagi hasil pengelolaan Terminal Purabaya, di Desa Bungurasih, Kecamatan Waru itu masih di mejanya.

"Dalam waktu dekat ini akan dibahas oleh pimpinan," ujarnya di Sidoarjo, Jumat (22/3/2013).

Draft adendum pengelolaan Terminal Purabaya itu, lanjut Dawud Budi Sutrisno sudah dibahas oleh Komisi A dan tinggal menunggu persetujuan pimpinan dewan. Jika sudah disetujui oleh pimpinan, dfart adendum itu akan diserahkan ke Pemkab Sidoarjo.

Ditanya besaran bagi hasil antara Pemkot Suranaya dan Pemkab Sidoarjo dari pengelolaan Terminal Purabaya, Dawud mengaku jika usulan dari Komisi A sebesar 20 persen dari penghasilan kotor (bruto).

"Kalau saya lebih condong bagi hasil 20 persen dari bruto," tandas politisi asal Partai Demokrat itu.

Antara Pemkab Sidoarjo dan Pemkot Surabaya akan ada adendum perjanjian bagi hasil dari pengelolaan Terminal Purabaya. Sebab, sejak tahun 2008 lalu, Pemkot Surabaya tak pernah lagi memberi bagi hasil dari keuntungan terminal itu.

Kepala Bagian Kerjasama Pemkab Sidoarjo Ari Suryono mengatakan pihaknya mengharap agar DPRD segera membeti persetujuan terkait adendum tersebut. Sehingga, pemkab bisa segera bertemu dengan Pemkot Surabaya untuk membicarakan adendum bagi hasil pengelolaan Terminal Purabaya.

"Kalau persetujuan dari dewan turun, dilanjutkan pertemuan dengan Pemkot Surabaya," ujarnya.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Lebih dari 3 Dekade,...
Lebih dari 3 Dekade, Lintasarta Andal Beri Solusi ICT bagi Pemerintah Daerah
Berita Terkini
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
5 jam yang lalu
Vonis 3 Prajurit TNI...
Vonis 3 Prajurit TNI Bikin Keluarga Kacab Bank Menangis Kecewa
5 jam yang lalu
Gelar Rakernas di Yogyakarta,...
Gelar Rakernas di Yogyakarta, APJI Perkuat Kolaborasi dan Profesionalisme
6 jam yang lalu
Dari Pulau Terpencil...
Dari Pulau Terpencil ke Dunia yang Lebih Luas, PNM Bangun Ruang Literasi untuk Anak Rinca
6 jam yang lalu
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pungli Pengendara di Jakbar Biar Gak Menjamur!
6 jam yang lalu
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
7 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved