alexametrics

Brankas sekolah dibobol, polisi buntu

loading...
A+ A-
Sindonews.com - Sejauh ini, polisi telah memeriksa tujuh saksi terkait bobolnya brankas sekolah SMAN Kebomas yang berisi uang tunai Rp280 juta. Namun polisi belum menemukan petunjuk yang mengarah pada pelaku.

"Ya kami masih melakukan pemeriksaan. Semoga seepatnya dapat kami tangkap pelakunya," ujar AKP M Nur Hidayat, Kasatreskrim Polres Gresik di Mapolres Gresik, Jumat (22/3/2013).

Kasatreskrim memang tidak menolak bila sampai saat ini belum ada petunjuk yang dapat mengungkap pemboolan brankas SMA Negeri Kebomas. Namun, pihaknya sudah memeriksa tujuh orang.

"Kami juga belum menemukan indikasi keterlibatan orang dalam," kata AKP M Nur Hidayat.

Adpun tujuh orang yang diperikss adalah Wito pegawai bagian kebersihan, Erfan Sahruddin satpam yang mengetahui, Kepala SMA Negeri Kebomas Abdul Gofur serta beberapa guru diantaranya Supardi.

Kendati begitu, Satreskrim Polres Gresik terus berus berupaya mengungkap pembobolan brankas SMA Negeri Kebomas. Diantaranya dengan membentuk dua tim untuk melakukan pengejaran.

Tim utama dibawa kendali Kasatreskrim dengan anggota Kanit Pidum, Iptu I Made Yogi Purusa Utama. Sedangkan tim kedua dipimpin Kanit Tipiter Ipda Sugeng Ari Putra.

"Pembentukan tim adalah bagian dari ikhtiar kami menangkap pelaku pembobolan brankas," kata mantan Kasatreskrim Polres Jember itu.

Pihak SMA Negeri Kebomas sendiri sejak kejadian mengumpulkan para guru. Para guru diminta bersabar sambi mencari alternatif pengganti uang gaji yang sudah digondol kawanan maling.
(ysw)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top