KPU NTT lakukan pelanggaran pidana?

Kamis, 21 Maret 2013 - 10:07 WIB
KPU NTT lakukan pelanggaran...
KPU NTT lakukan pelanggaran pidana?
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai telah melakukan tindak pidana dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) NTT.

Hal itu ditegaskan Komunitas Akar Rumput (Koar) NTT. Menurut Direktur Koar, Yan Windhy, KPU dinilai telah mengeluarkan hasil Pilkada sebelum waktunya.

"KPU telah melakukan tindak pidana pemilu. Itu yang menjadi perhatian kami," tegas Yan Windhy, Kamis (21/3/2013).

Menurutnya, sesuai aturan KPU dilarang mengumumkan hasil Pilkada tidak melalui pleno KPU atau berdasarkan hasil pleno rekapitulasi dari kabupaten/kota.

"Langkah KPU salah, harusnya KPU tidak mengumumkan hasil Pilkada ke publik jika belum waktunya diumumkan, itu jelas merupakan pelanggaran," lanjutnya.

Sebelumnya, diketahui KPU NTT memberikan rilis perhitungan sementara. Hingga penutupan rilis penghitungan sementara oleh KPU NTT jumlah suara sah yang sudah masuk hingga sebanyak 1.775.660 atau 58,66 persen dari total DPT Pilkada Gubernur sebesar 3.027.283 suara.

Berdasarkan rilis tersebut, pasangan calon Gubernur dan Wakil NTT Frans Lebu Raya-Benny Litelnoni atau "Frenly" masih memimpin perolehan suara dengan meraih 541.252 suara atau 30,48 persen.

Posisi kedua ditempati pasangan Esthon Foenay-Paul Tallo dengan meraih 437.332 suara atau 24,63 persen.

Posisi ketiga diraih pasangan Ibrahim Agustinus Medah-Emanuel Melkiades Laka Lena (Tunas) dengan meraih 413.110 suara atau 23,27 persen, menyusul Christian Rotok-Abraham Paul Liyanto (Crystal) meraih 208.600 suara atau 11,75 persen.

Sementara pasangan dengan nomor urut lima, Benny Kabur Harman-Willem Nope (BKH-Nope) sementara meraih 175.366 suara atau 9,88 persen dari total suara sah yang sudah masuk ke KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur.
(rsa)
Berita Terkait
Kerap Jadi Alat Kampanye,...
Kerap Jadi Alat Kampanye, Masyarakat NTT Diimbau Kritis Baca Hasil Survei
Hasil Survei, Pasangan...
Hasil Survei, Pasangan Mekiades Laka Lena-Johanis Asadoma Dinilai Paling Layak Pimpin NTT
Survei Jelang Pilkada...
Survei Jelang Pilkada NTT, Melki Laka Lena-Johni Asadoma Unggul
Survei Pilkada, Melki-Jhoni...
Survei Pilkada, Melki-Jhoni Paling Disukai Masyarakat NTT
Simon Petrus Kamlasi...
Simon Petrus Kamlasi dan Andre Garu Resmi Daftar Cagub NTT di Perindo
PDIP Putuskan Ansy Lema...
PDIP Putuskan Ansy Lema Bakal Calon Gubernur NTT
Berita Terkini
Warga Wanam Harap Pembangunan...
Warga Wanam Harap Pembangunan PSN di Papua Selatan Dilanjutkan
1 menit yang lalu
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
19 menit yang lalu
5 Jam Diperiksa Polda...
5 Jam Diperiksa Polda Metro, Saiful Mujani Dicecar 37 Pertanyaan
36 menit yang lalu
Tiket Jakarta Fair 2026...
Tiket Jakarta Fair 2026 Mulai Dibuka Hari ini, Targetkan 6 Juta Pengunjung
54 menit yang lalu
Tinjau SDN Babakan 01...
Tinjau SDN Babakan 01 Pascarevitalisasi, Wakil Wali Kota Tangsel Pastikan KBM Nyaman
1 jam yang lalu
JakFair 2026 Kembali...
JakFair 2026 Kembali Digelar, Puluhan Band Disiapkan Ramaikan Pengunjung
2 jam yang lalu
Infografis
Cara Houthi Lakukan...
Cara Houthi Lakukan Penyerangan Terhadap Kapal Induk AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved