Bedah kampung kumuh, Pemprov DKI butuh donatur

Selasa, 19 Maret 2013 - 16:44 WIB
Bedah kampung kumuh,...
Bedah kampung kumuh, Pemprov DKI butuh donatur
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membutuhkan sedikitnya Rp10 miliar untuk bedah kampung di Jakarta. Perhitungan anggaran itu, diuraikan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Menurut perhitungan suami dari Veronica S. Tan itu, untuk membeli tanah per meter di Jakarta mencapai Rp1.500.000, kemudian dibuatkan rumah sebanyak 24 bangunan atau paling banyak 85 bangunan. Lalu dikali harga rumah sekita Rp40 juta, sehingga untuk membangun 85 rumah, minimal harus mengeluarkan anggaran Rp3,5 miliar.

Untuk lebih dari 85 bangunan rumah, dia memprediksi bisa mencapai Rp10 miliar. "Jumlah uang kan bisa dicukup-cukupkan. Rp1.500.000 per meter, rumah ada yang 24, kalau dikali-kali, kena 85 kali Rp40 juta, baru Rp3,6 miliar. Bisa-bisa Rp8-10 miliar," ujar Ahok, di Balai Kota DKI, Jakarta, Selasa (19/3/2013).

Perhitungan tersebut memang masih dianggap kurang untuk melakukan bedah kampung tersebut. Maka Ahok menawarkan kepada mereka (masyrakat) untuk mencari donatur. "Sisanya dari mana? Mereka cari donatur," pungkas Ahok.

Selain itu, untuk kriteria kampung yang akan dibedah, adalah kampung yang notabene sempit dan kumuh. Namun, dia berharap nantinya kampung itu memiliki taman bermain dan sebagai tempat tinggal yang layak bagi warga yang menempati.

"Yang pasti kumuh dan sempit. Kita ingin ada taman bermain dan tempat tinggal yang layak dan yang lebih penting lagi setelah kriterianya ditentukan, masyarakatnya mau, dan itu targetnya tanahnya mereka bukan tanah orang," imbuhnya.

Terlepas dari itu semua, rencana bedah kampung masih bisa dikatakan sebatas wacana Pemprov DKI. Pasalnya, hingga kini, Gubernur maupun Wakil Gubernur belum jelas kapan bedah kampung tersebut dimulai. Pemprov DKI juga masih mencari sumber donatur dan meminta izin warga yang kampungnya siap dibedah.
(san)
Berita Terkait
Pembangunan Infrastruktur...
Pembangunan Infrastruktur Era Jokowi Mudahkan Mobilitas Ekonomi di Daerah
Pelaku Usaha Daerah...
Pelaku Usaha Daerah Gembira, Pembangunan IKN Jadi Berkah Bersama
Penasaran, Ini Mahakarya...
Penasaran, Ini Mahakarya Gubernur DKI dari Sutiyoso hingga Anies
Saefullah, Sekda DKI...
Saefullah, Sekda DKI 4 Gubernur dari Jokowi, Ahok, Djarot hingga Anies
Dihadiri Asda Banten...
Dihadiri Asda Banten Komarudin, Ratusan Siswa Mutiara Bangsa Antusias Ikuti LDKS
Dana Desa Dinilai Jadi...
Dana Desa Dinilai Jadi Kunci Jokowi Tingkatkan Pembangunan di Daerah
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
7 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
7 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
8 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
8 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
10 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
11 jam yang lalu
Infografis
AS Butuh Rp15.919 Triliun...
AS Butuh Rp15.919 Triliun untuk Memodernisasi Senjata Nuklirnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved