Banjir campur limbah rendam rumah warga

Senin, 18 Maret 2013 - 13:39 WIB
Banjir campur limbah...
Banjir campur limbah rendam rumah warga
A A A
Sindonews.com - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pasuruan bagian barat, merendam ratusan rumah didua desa di Kecamatan Beji. Ironisnya, pemukiman warga yang dekat dengan industri membuat limbah pabrik masuk ke pemukiman.

Akibat rendaman air hujan bercampur limbah ini, ratusan warga menderita penyakit kulit dan infeksi saluran pernafasan atas (Ispa). Untuk mengantisipasi merebak penyakit tersebut, tim medis dari Puskesmas Beji diturunkan ke lokasi banjir.

"Petugas medis kami perbantukan untuk mengobati penyakit warga. Lokasi banjir yang berada didekat kawasan industri ini tercampur limbah pabrik. Sehingga mempercepat timbulnya penyakit," kata Kepala Puskesmas Beji, dr Sujarwo di kantornya, Senin (18/3/2013).

Banjir di Desa Kedung Boto dan Kedung Wringin yang merendam lebih dari 600 rumah warga mencapai ketinggian 110 cm. Akibat rendaman banjir ini, ratusan warga harus mengungsi ketempat yang lebih tinggi dan aman.

Menurut warga, kawasan Beji ini memang sudah biasa menjadi langganan banjir. Namun rendaman banjir kali ini lebih besar dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Hal ini terjadi karena sungai yang menjadi saluran pembuangan air terjadi pengendapan. Selain itu, menumpuknya sampah dan tanaman enceng gondok menjadi penghalang aliran air .

"Genangan air ini sudah terjadi sejak Sabtu dinihari. Banjir semakin besar karena hujan tidak juga reda. Sehingga terus menambah genangan banjir," kata Syaiful, seorang warga.

Pihaknya berharap agar persoalan banjir yang selalu menimpa warga setiap tahun ini segera diselesaikan. Sehingga warga dapat menjalankan aktifitas tanpa tergganggu bencana yang selalu muncul setiap tahun.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan, Yudha Triwidya Sasongko menyatakan pihaknya sudah mengirimkan bantuan nasi bungkus dan sembako. Pihaknya juga mengirimkan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang hingga kini masih terendam banjir.
(ysw)
Berita Terkait
Presiden AS Joe Biden:...
Presiden AS Joe Biden: Jakarta Tenggelam 10 Tahun Mendatang
Hal yang Dilakukan Ketika...
Hal yang Dilakukan Ketika Terjadi Bencana Banjir Bandang
Sejumlah Wilayah di...
Sejumlah Wilayah di Bekasi Masih Tergenang Banjir
Simak! Ini 10 Langkah...
Simak! Ini 10 Langkah Penyelamatan Diri dari Bencana Banjir
Daftar Beberapa Ruas...
Daftar Beberapa Ruas Tol yang Tergenang Menurut Jasa Marga
Jakarta Diancam Banjir,...
Jakarta Diancam Banjir, Tiga Hal Ini Perlu Diantisipasi
Berita Terkini
4 Kombes Pol Pecah Bintang...
4 Kombes Pol Pecah Bintang dan Promosi Jabatan ke Polda dalam Mutasi Polri Juni 2026, Ini Daftar Namanya
24 menit yang lalu
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
1 jam yang lalu
MUI Tegas soal Kekerasan...
MUI Tegas soal Kekerasan Santri di Lombok: Harus Diproses Hukum, Tak Boleh Diselesaikan Internal
2 jam yang lalu
Ada Konser Akbar di...
Ada Konser Akbar di Monas, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
2 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Semburkan Kolom Abu 1.000 Meter
4 jam yang lalu
Fenomena Bediding Terjadi...
Fenomena Bediding Terjadi Lagi, BMKG: Suhu di Dieng Hampir Sentuh Titik Beku 0,7 Derajat Celsius
6 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved