Sebuah SMA di Kudus mampu olah tinja jadi biogas

Jum'at, 15 Maret 2013 - 15:12 WIB
Sebuah SMA di Kudus...
Sebuah SMA di Kudus mampu olah tinja jadi biogas
A A A
Sindonews.com - SMK 3 Undaan, Kabupaten Kudus membuat langkah terobosan yang patut ditiru di sekolah lain di Indonesia. Sebab di sekolah ini, kotoran dari para siswa dan gurunya bisa diolah menjadi biogas.

Kepala SMK 3 Undaan Kudus, M Soleh mengatakan, untuk pengolahan limbah dari toilet tersebut sudah dibangun sejumlah bak-bak instalansi. Yakni berupa bak penampung, setler, instalansi pengolahan air limbah dan yang terakhir bak outlet.

"Jika sudah diolah, limbah dari toilet sekolah itu bisa dimanfaatkan sebagai sumber alternatif bahan bakar kompor serta sumber penerangan. Setahu saya, progam ini satu-satunya di Indonesia," kata Soleh, di Kudus, Jumat (15/3/2013).

Untuk bahan baku progam ini, Soleh memang mengimbau agar para siswa dan guru jika buang air kecil maupun besar di toilet sekolah. Sebab semakin banyak bahan baku, maka aktivitas pengolahan limbah manusia tersebut menjadi biogas juga akan lebih lancar.

Output biogas yang dihasilkan tersebut, menurut Soleh juga tidak berbahaya. Sebab instalansi pengolahan yang digunakan sudah sesuai standar yang ada.

“Hasilnya sama dengan biogas dari kotoran sapi. Selama ini kita tahu biogas kotoran sapi juga aman-aman saja, jadi tidak ada masalah,” jelasnya.

Selain urusan pengolahan limbah manusia menjadi biogas, menurut Soleh, para siswa SMK 3 Undaan Kudus juga diajari soal pendidikan sanitasi berbasis sekolah. Lewat progam ini, para siswa dikenalkan dengan berbagai hal terkait sanitasi yang aman, nyaman dan sehat.

Ia berharap dengan materi tersebut, nantinya para siswa tersebut bisa mempraktekkan di lingkungan tempat tinggalnya masing-masing.

“Materi ini penting dikenalkan sejak dini. Sebab mereka yang akan meneruskan generasi yang sudah tua,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Kudus, Musthofa mengatakan pihaknya akan memberikan dukungan terkait progam-progam positif yang dilakukan oleh pengelola sekolah yang ada di wilayah Kota Kretek.

Pihaknya juga berusaha menarik kalangan swasta agar bisa bersinergi dengan berbagai elemen lembaga pendidikan yang ada di Kudus untuk menciptakan berbagai terobosan yang positif dan mempunyai banyak manfaat.

“Sinergi ini penting. Kalau berbagai pihak bekerjasama maka hasilnya akan lebih maksimal,” tandasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Dukung Personalisasi...
Dukung Personalisasi Belajar, Teknologi Pendidikan Tetap Relevan Pasca Covid-19
Kemendikdasmen dan Google...
Kemendikdasmen dan Google Luncurkan Program Pendidikan Berbasis Teknologi
Jokowi Akui Infrastruktur...
Jokowi Akui Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan Buat Daya Saing Indonesia Lemah
Kesinambungan Transformasi...
Kesinambungan Transformasi Teknologi Episode Merdeka Belajar
Produksi Laptop di Indonesia,...
Produksi Laptop di Indonesia, Zyrex Gandeng Pegatron
Eduversal Kenalkan Pembelajaran...
Eduversal Kenalkan Pembelajaran Berbasis Teknologi ke Guru
Berita Terkini
Klive Beach Club Gandeng...
Klive Beach Club Gandeng Happiness Foundation Gelar CSR Kebahagiaan
25 menit yang lalu
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
51 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Gubernur DKI Apresiasi Astra Pelopori Naik Transum
1 jam yang lalu
Stafsus Menag Sayangkan...
Stafsus Menag Sayangkan Pembubaran Kemah Pemuda Ahmadiyah di Karanganyar
2 jam yang lalu
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
3 jam yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
3 jam yang lalu
Infografis
10 Universitas Paling...
10 Universitas Paling Diminati di SNBT 2026, UI Paling Favorit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved