Pendataan relokasi korban banjir molor

Jum'at, 15 Maret 2013 - 14:53 WIB
Pendataan relokasi korban...
Pendataan relokasi korban banjir molor
A A A
Sindonews.com - Kendati sudah melewati tenggat waktu, ternyata pendataan pemukiman warga yang menjadi langganan banjir tahunan dibeberapa daerah aliran sungai (DAS) di Kabupaten Musi Rawas (Mura) belum rampung. Ironisnya, pihak kecamatan mengaku belum menerima surat resmi soal rencana relokasi warga yang terkena banjir.

Asisten III Kabupaten Musi Rawas (Mura), Edi Iswanto berdalih, belum selesainya pendataan karena jumlah pemukiman yang rencananya akan direlokasi mencapai ribuan lebih. Sehingga tim lapangan yang terdiri dari pihak kecamatan dan perangkat desa terus berupaya mengumpulkan data.

"Faktanya memang tidak seminggu selesai. Tapi kita terus memonitor hasil perkembangannya," ujar Edi, di kantornya, Jumat (15/3/2013).

Menurutnya, sejauh ini pihaknya telah memetakan beberapa pemukiman warga yang tinggal di DAS di wilayah kecamatan yang menjadi daerah langganan banjir. Seperti wilayah Kecamatan Rawas Ilir, Karang Dapo, Rupit, Muara Kelingi dan Kecamatan Muara Lakitan.

Dari beberapa wilayah tersebut, kecamatan Rawas Ilir dan Kecamatan Muara Lakitan yang tergolong padat populasi pemukiman warga di DAS.

"Belum ada laporan sementara dari hasil tim di lapangan melakukan pendataan. Sebab saat ini masih berjalan kendati tenggat waktu seminggu sudah selesai," jelas dia.

Sementara itu, Camat Muara Lakitan, Adi Winata mengatakan, pihaknya belum menerima surat secara resmi terkait instruksi rencana relokasi yang akan dilakukan Pemkab Mura ataupun tim dari instansi terkait lainnya.

"Belum ada surat resminya soal itu. Jadinya kita tidak tahu," jelas dia.

Adi menjelaskan, pihaknya bersama dengan perangkat kelurahan dan desa siap berkoordinasi dengan tim bentukan pemkab bila ada surat resmi.

"Jadi sampai saat ini belum ada surat resminya, jadi belum tahu," ungkapnya.

Di wilayah Kecamatan Muara Lakitan terdapat delapan desa dan satu kelurahan yang sering menjadi langganan banjir tahunan. Sebab pemukiman mereka berada di DAS meliputi Sungai Musi dan Sungai Lakitan.
(ysw)
Berita Terkait
Ratas Penanganan Bencana,...
Ratas Penanganan Bencana, Presiden Minta Percepatan Evakuasi Korban
Penanganan Bencana Harus...
Penanganan Bencana Harus Dipercepat
Kemensos akan Gandeng...
Kemensos akan Gandeng LSM dalam Penanganan Bencana
Pemkab Morowali Menggelar...
Pemkab Morowali Menggelar Rakor Penanganan Bencana
Temui Jajaran Pimpinan...
Temui Jajaran Pimpinan ITS dan Unair, Mensos: Silaturahim dan Diskusi Penanganan Bencana
Resmi Pimpin RAPI Sulsel,...
Resmi Pimpin RAPI Sulsel, IAS Dorong Penguatan Fungsi Sosial
Berita Terkini
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
12 menit yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
1 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
2 jam yang lalu
Hadiri Konsolidasi Nasional...
Hadiri Konsolidasi Nasional MBG, Ketum Garuda Komitmen Wujudkan Generasi Emas 2045
2 jam yang lalu
Breaking News! Gempa...
Breaking News! Gempa M5,8 Guncang Bone Bolango Gorontalo
4 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Terlambat Imbas Kebakaran di Sekitar Rel
5 jam yang lalu
Infografis
Atasi Banjir Jakarta,...
Atasi Banjir Jakarta, Pramono Instruksikan Normalisasi Tiga Sungai
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved