Kelola Puncak Darajat, Garut akan adopsi Bandung

Rabu, 06 Maret 2013 - 15:42 WIB
Kelola Puncak Darajat,...
Kelola Puncak Darajat, Garut akan adopsi Bandung
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Kabupaten Garut akan tiru pola pengelolaan Taman Wisata Alam (TWA) Tangkuban Parahu Lembang Bandung di Puncak Darajat Kabupaten Garut.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut Iman Alirahman menjelaskan, langkah tersebut merupakan upaya Pemkab Garut dalam rangkat membangun pariwisata dan ekonomi di kawasan Puncak Darajat.

“Karena Puncak Darajat adalah kawasan lindung, jadi pengembangan pariwisata di sana harus memerhatikan konservasi alam dan bersifat ramah lingkungan,” kata Iman Rabu (6/3/2013).

Seperti di TWA Gunung Tangkuban Parahu, pembangunan sarana infrastruktur di kawasan Darajat akan memprioritaskan bangunan dari bahan kayu-kayuan. Bahan bangunan yang bersifat betonisasi, akan diminimalisir.

“Daerah tersebut berada di daerah dataran tinggi dan memiliki kemiringan yang curam. Betonisasi hanya akan menghambat daya serap lahan dan sangat rawan akan longsor. Pemerintah saat ini berusaha akan membatasi investor yang akan membangun bangunan di sana. Tujuannya agar tidak sporadis dan mengganggu fungsi lindung,” ujarnya.

Selain itu, dengan cara meniru pengelolaan TWA Gunung Parahu di Puncak Darajat Garut dapat membuat kendaraan besar semisal bus tidak dapat naik ke puncak gunung seenaknya. Sebab, selama ini kemacetan di kawasan tersebut rata-rata sering disebabkan oleh banyaknya kendaraan besar yang masuk.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Garut Yati Rohayati mengatakan, pembangunan sektor pariwisata dan ekonomi di kawasan Darajat akan disesuaikan dengan kaidah ekowisata.

Secara bertahap, lanjut Yati, pada 2014 mendatang sejumlah instansi di lingkup Pemkab Garut akan merumuskan pembangunan terpadu plus dengan sarana di bidang transportasi.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
18 DPC Beri Dukungan,...
18 DPC Beri Dukungan, Nurdiansyah Alasta Siap Pimpin Demokrat Aceh
2 jam yang lalu
Tingginya Antusiasme...
Tingginya Antusiasme Peserta saat Ikuti Perlombaan Antar Madrasah Diniyah yang Digelar MNC Lido dan MNC Peduli
3 jam yang lalu
Pengadilan Agama Jaksel...
Pengadilan Agama Jaksel Gandeng Pemkot, Siapkan Isbat Nikah Terpadu bagi Warga
3 jam yang lalu
Menyemarakkan Tahun...
Menyemarakkan Tahun Baru Islam, MNC Lido dan MNC Peduli Gelar Lomba Kaligrafi hingga Cerdas Cermat
4 jam yang lalu
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
4 jam yang lalu
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
6 jam yang lalu
Infografis
Jadwal Puncak Ibadah...
Jadwal Puncak Ibadah Haji 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved