Guru & orang tua cekcok, murid kerap ditempeleng

Senin, 04 Maret 2013 - 13:54 WIB
Guru & orang tua cekcok,...
Guru & orang tua cekcok, murid kerap ditempeleng
A A A
Sindonews.com - Kekerasan di sekolah yang dilakukan oleh oknum guru kembali terjadi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Akibatnya, belasan orang tua murid melakukan aksi di sekolah.

Dalam aksinya, orang tua murid dan guru sempat cekcok di ruang kepala sekolah.

Peristiwa yang nyaris berujung baku hantam ini terjadi di SD Inpres Tinggimae, Kecamatan Somba Opu. Belasan perwakilan orang tua murid SD itu memprotes aksi kekerasan yang diduga kerap dilakukan oleh salah seorang oknum guru.

Dalam aksi tersebut, salah satu orang tua murid emosi dan terlibat adu mulut di ruangan kantor dan ruangan guru. Orang tua murid ini kesal dan tidak terima dengan pemukulan yang kerap dilakukan oleh pihak guru kepada anaknya.

Bahkan puluhan murid sekolah dasar yang sering dipukuli gurunya enggan untuk masuk belajar karena trauma.

Hilawati orang tua Alif siswa kelas V SD Inpres Tinggimae, begitu emosi ketika berhadapan dengan perwakilan guru. Pasalnya, anaknya kini trauma dan tak mau kembali ke sekolah karena kerap ditempeleng oknum guru.

"Anak saya kerap dipukul karena tidak mengerjakan tugas dan izin tidak masuk belajar. Kami orang tua tidak keberatan guru bersikap tegas tapi jangan sampai main pukukl seperti itu," katanya di SD Inpres Tinggimae, Senin (4/3/2013).

Sementara itu, pihak sekolah membantah tudingan orang tua murid. Peristiwa pemukulan terhadap siswa tidak pernah terjadi di sekolahnya.

"Kami sudah emberi pengertian ke pada setiap guru untuk tidak bersikap kasar terhadap siswa. Jadi tidak ada pemukulan yang dilakukan guru di sekolah," bantah Kepala Sekolah SD Inpres Tinggimae, Umi Ratu.

Akibat aksi ini, kegiatan belajar dan mengajar di sekolah ini sempat terganggu selama dua jam. Untungnya, protes orang tua tidak berujung perkelahian karena mereka membubarkan diri dengan damai.
(ysw)
Berita Terkait
KPPB Ajak Masyarakat...
KPPB Ajak Masyarakat Tolak Aksi Kekerasan Terhadap Perempuan
Survei Kemen PPPA: Jumlah...
Survei Kemen PPPA: Jumlah Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak Menurun
Ketua RPA Perindo: Jangan...
Ketua RPA Perindo: Jangan Sungkan Lapor, Pendampingan Kami Gratis!
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Serius Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak
Kampanye 16 Hari Anti...
Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak
Pemkot Depok Minta Warga...
Pemkot Depok Minta Warga Tak Takut Laporkan Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak via Hotline
Berita Terkini
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
20 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
28 menit yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
44 menit yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
1 jam yang lalu
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
3 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
4 jam yang lalu
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved