Lansia penghuni panti dihapus dari layanan Jamkesmas

Jum'at, 01 Maret 2013 - 13:37 WIB
Lansia penghuni panti...
Lansia penghuni panti dihapus dari layanan Jamkesmas
A A A
Sindonews.com - Pemerintah pada tahun 2013 menghentikan pemberian kartu jaminan kesehatan masyarakat (Jamkesmas) bagi para penghuni panti. Pengelola panti kini kebingungan, karena ada penghuni pantai yang perlu perawatan intensif, bahkan harus cuci darah.

Kepala Unit Pelaksanan Teknis (UPT) Graha Wreda Budi Darma, Yogyakarta, Sih Harto mengatakan memang tanpa memiliki Jamkesmas, lansia yang akan mengakses layanan kesehatan lanjutan menemui kendala.

“Untuk layanan dasar kesehatan, masih bisa dilakukan di Puskesmas, namun untuk pengobatan lanjutan harus di rumah sakit rujukan. Hanya saja jika tanpa Jamkesmas untuk biayanya tidak ditanggung dan ini yang sekarang menjadi masalah bagi kami,” ungkap Sih Harto di kantornya, Jumat (1/3/2013).

Sih Harto menjelaskan, saat ini dari 60 penghuni, tujuh orang yang terdiri lima perempuan dan dua laki-laki perlu mendapatkan penanganan khusus. Tujuh orang tersebut saat ini ditempatkan di ruang perawatan. Karena itu, saat ini untuk penangganan selanjutnya masih berkoordinasi dengan instansi berwenang.

“Padahal saat ini ada satu lansia yang harus melakukan cuci darah, bahkan sampai dua kali dalam seminggu. Namun saya tidak tahu tanpa Jamkesmas, apakah bisa atau tidak,” katanya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Sosial Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Yogyakarta, Nanik Trisnajayanti mangatakan untuk masalah Jamkesmas bukan menjadi kewenangan Disnosnakertrans. Tetapi menjadi kewenangan pusat.

Namun begitu, bagi para penghuni panti yang akan berobat, tetap dapat dilayani, yaitu dengan membawa surat rekomendasi dari instansinya. Surat rekomendasi itu, berlaku selama satu bulan.

“Dengan surat rekomendasi ini, penghuni panti bisa mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit yang sudah berkerjasama dengan Jamkesmas,” paparnya.
(ysw)
Berita Terkait
Geger, Pemegang Kartu...
Geger, Pemegang Kartu Jamkesmas Tewas di Selokan Pasar Induk Cibitung
Jadi Peserta JKN, Komang...
Jadi Peserta JKN, Komang Tidak Khawatir Ketika Buah Hati Sakit
Warga Miskin Kesulitan...
Warga Miskin Kesulitan Berobat, DPRD Desak Bupati Kendal Evaluasi Jamkesda
Berita Terkini
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
1 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
1 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
2 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
4 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
5 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, APVI Ajak Perkuat Kolaborasi Cegah Penyalahgunaan Narkotika
7 jam yang lalu
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved