Korban bus maut bertambah jadi 16 orang tewas
Rabu, 27 Februari 2013 - 18:12 WIB
Korban bus maut bertambah jadi 16 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com - Jumlah korban tewas bus maut bernopol F 7263 K, yang menabrak tebing di kawasan Ciloto Jalan Raya Puncak KM 90, Cipanas, Cianjur bertambah menjadi 16 orang. Sedangkan 23 orang lainnya mengalami luka ringan dan berat, sudah dilarikan ke RSUD Cimacan, Cianjur dan RSUD Ciawi, Bogor.
Pihak kepolisian menduga, bus syarat penumpang asal Bogor yang hendak berziarah tersebut melaju kencang dari arah Puncak menuju Cipanas, hilang kendali lalu menabrak tebing pinggir jalan.
Berdasarkan data Polda Jabar, nama-nama korban tewas yang sudah teridentifikasi itu diantaranya yakni Hadi (51), Siti Badriatun (20), Maemunah (46), Usup Subrata (39), Nadi,
Panca, Ani (65), Dedeh Binnti Ukar, Dedeh (45), Nyai Dede, Herlan(50), Eram, Sifa (7), Ema, Mutia, (16).
Semua korban meninggal dan luka-luka yang pada awalnya di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan, Cianjur, sudah dirujuk ke Rumah Sakit di wilayah Bogor.
"Dikarenakan korban semunya asal Sukajaya Bogor. Maka korban luka berat akan dirujuk ke RS Cisarua dan Ciawi. Sedangkan, untuk luka ringan akan dirujuk ke RS Leuwiliang dan untuk korban meninggal akan langsung dimakamkan," ungkap Bupati Bogor Rachmat Yasin yang datang berkunjung ke RSUD Cimacan, Rabu (27/2/2013).
Selanjutnya Rachmat juga mengatakan, bahwa seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah Bogor.
Pihak kepolisian menduga, bus syarat penumpang asal Bogor yang hendak berziarah tersebut melaju kencang dari arah Puncak menuju Cipanas, hilang kendali lalu menabrak tebing pinggir jalan.
Berdasarkan data Polda Jabar, nama-nama korban tewas yang sudah teridentifikasi itu diantaranya yakni Hadi (51), Siti Badriatun (20), Maemunah (46), Usup Subrata (39), Nadi,
Panca, Ani (65), Dedeh Binnti Ukar, Dedeh (45), Nyai Dede, Herlan(50), Eram, Sifa (7), Ema, Mutia, (16).
Semua korban meninggal dan luka-luka yang pada awalnya di rawat di Rumah Sakit Umum Daerah Cimacan, Cianjur, sudah dirujuk ke Rumah Sakit di wilayah Bogor.
"Dikarenakan korban semunya asal Sukajaya Bogor. Maka korban luka berat akan dirujuk ke RS Cisarua dan Ciawi. Sedangkan, untuk luka ringan akan dirujuk ke RS Leuwiliang dan untuk korban meninggal akan langsung dimakamkan," ungkap Bupati Bogor Rachmat Yasin yang datang berkunjung ke RSUD Cimacan, Rabu (27/2/2013).
Selanjutnya Rachmat juga mengatakan, bahwa seluruh biaya pengobatan akan ditanggung oleh Pemerintah Daerah Bogor.
(stb)