Gawat, 40 persen restoran tak ramah lingkungan

Minggu, 24 Februari 2013 - 17:49 WIB
Gawat, 40 persen restoran...
Gawat, 40 persen restoran tak ramah lingkungan
A A A
Sindonews.com - Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kota Makassar mengungkapkan sekira 40 persen Restoran dan Rumah Makan di Makassar tidak dilengkapi dengan Instalasi Pengelolaan Air dan Limbah (IPAL)

“Memang diperkirakan sekitar 40 persen restoran di Makassar yang belum memiliki IPAL. Tapi hingga saat ini kami masih terus melakukan pendataan,” ungkap Kepala BLDH Makassar Andi Mappalalogau, Minggu (24/2/2013).

Sementara itu, Ketua Perhotelan dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel Anggiat Sinaga juga mengakui hal serupa.

Sayangnya kata Anggiat, sejauh ini PHRI belum memiliki data pasti berapa jumlah restoran dan rumah makan yang tidak dilengkapi saranan pengolahan limbah.

“Dari segi regulasi memang diatur tapi dari sisi implementasi masih rendah. Nah, kalau pihak DPRD Kota Makassar ingin melakukan inspeksi mendadak (sidak), maka kami siap membantu,” ungkapnya.

Menanggapai ini, Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Makassar Mudzakkir Ali Djamil mengimbau agar BLHD Makassar dapat melakukan pengawasan secara intensif. Dan masyarakat yang ingin membuka usaha industri agar dapat memenuhi persyaratan yang sudah ditetapkan.

Menurutnya, limbah restoran dan rumah makan bisa berasal dari olahan dapur, seperti sayuran dan bahan makanan lain yang tidak termasak dan memang harus dibuang.

Selain Restoran dan Rumah Makan, BLDH diharapkan juga mengawasi IPAL sejumlah fasilitas kesehatan seperti rumah sakit. Karena itu, pihaknya juga akan merekomendasikan BLHD mendata jumlah fasilitas kesehatan dan restoran yang belum mempunyai IPAL.

"Memang harus didorong memiliki IPAL. Kalau tidak maka itu melanggar UU No 32/2009 tentang pengelolaan dan pengendalian lingkungan hidup," tandasnya
(ysw)
Berita Terkait
Tekan Polusi Organik,...
Tekan Polusi Organik, IPAL Sentra Tahu Dibangun di Jombang
Partai Perindo: Industri...
Partai Perindo: Industri Hijau dan Pengolahan Limbah Ramah Lingkungan Harus Dipacu untuk Atasi Polusi
KLHK Tegaskan Indonesia...
KLHK Tegaskan Indonesia Serius Tangani Illegal Traffick Limbah
Miris! Buih Salju Detergen...
Miris! Buih Salju Detergen Penuhi Pesisir Tambak Wedi Surabaya
Buang Limbah Nuklir...
Buang Limbah Nuklir Fukushima ke Laut Picu Bencana Global
Sederet Alasan Limbah...
Sederet Alasan Limbah Batu Bara PLTU Keluar dari Daftar Bahan Berbahaya dan Beracun
Berita Terkini
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
55 menit yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
1 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
1 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
1 jam yang lalu
Perkuat Literasi Keuangan...
Perkuat Literasi Keuangan untuk Guru dan Tenaga Pendidik, MNC Sekuritas Gelar Edukasi Pasar Modal di SMAN 46 Jakarta
2 jam yang lalu
Membuka Peluang Mandiri:...
Membuka Peluang Mandiri: Pemuda Disabilitas Karawang Dibekali Keterampilan Cetak Sablon
2 jam yang lalu
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved