Tanggung penyakit orang miskin, Depok siapkan Rp35 M

Kamis, 21 Februari 2013 - 21:44 WIB
Tanggung penyakit orang...
Tanggung penyakit orang miskin, Depok siapkan Rp35 M
A A A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Depok mengalokasikan anggaran hingga Rp 35 miliar untuk menanggung puluhan ribu warga miskin dalam program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

Anggaran tersebut dianggarkan melalui APBD I sebesar Rp5,5 miliar, APBD II Rp18 miliar, dan Anggaran Biaya Tambahan (ABT) Rp11 miliar.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok Hardiono mengatakan anggaran tersebut merupakan anggaran tahun 2012 yang sudah terserap sebesar Rp29 miliar untuk membiayai warga miskin. Ia mengklaim pihaknya berupaya meningkatkan pelayanan agar birokrasi kepengurusan Jamkesda tidak berbelit - belit.

"Anggarannya Rp35 miliar, dan tahun 2013 kita sudah dapat dari Gubernur Rp5 miliar," ujarnya kepada wartawan, Kamis (21/02/2013).

Sementara itu Wakil Wali Kota Depok Idris Abd Somad hari ini mengunjungi seorang balita pasien Jamkesda di RT 002/09 Palsigunung, Cimanggis, Depok bernama Irgi Arman. Irgi baru saja dioperasi di RS Harapan Kita karena mengalami kebocoran jantung.

Dalam kunjungannya, Idris mengklaim Irgi, anak pasangan Fajar Irawan dan Charda Lina Christy sebagai pasien Jamkesda yang bebas dari birokrasi berbelit-belit.

"Kedatangan saya untuk mendalami pasca operasi, kesehatannnya penting, setelah diupayakan pakai Jamkesda kondisi Irgi kini berangsur membaik," papar Idris.

Irgi pun sudah menghabiskan biaya operasi sebesar Rp65 juta. Idris menjamin, meski sudah melebihi plafon Rp100 juta per pasien sesuai perda, namun pihaknya bisa mengurus Jamkesda peralihan ke Kemenkes.

"Kalau belum transaksi, nanti kita urus ke Kemenkes untuk Jamkesda peralihan, birokrasi ini enggak cukup satu dua hari. Tetapi penanganan kesehatan terus dilakukan, tak akan membuat pasien terlantar," jelasnya.

Kedepan, kata Idris, memang seluruh pelayanan dan fasilitas di RS di Depok harus dibenahi agar tak ada istilah kamar penuh bagi pasien miskin. Ia pun mewacanakan akan membuat kamar kelas tiga jauh lebih banyak dibanding kelas VIP.
(ysw)
Berita Terkait
Cek Kesehatan Gratis...
Cek Kesehatan Gratis untuk Anak-anak Yayasan Tunas Mulia Bantar Gebang
8 Juta Masyarakat Ikut...
8 Juta Masyarakat Ikut Cek Kesehatan Gratis, 3 Penyakit Ini Paling Banyak Ditemukan
Cara Daftar Cek Kesehatan...
Cara Daftar Cek Kesehatan Gratis di Aplikasi dan Offline
Kuota Cek Kesehatan...
Kuota Cek Kesehatan Gratis di Puskesmas Dibatasi 30 Orang per Hari
Antusiasme Murid MIN...
Antusiasme Murid MIN 8 Jaksel Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Partai Perindo Apresiasi...
Partai Perindo Apresiasi Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Berita Terkini
Mutasi Besar di Polda...
Mutasi Besar di Polda Lampung, Kapolresta hingga 6 Kapolres Diganti
25 menit yang lalu
Pramono Bakal Bangun...
Pramono Bakal Bangun 11 Rusun Baru Pakai APBD, Ini Lokasinya
8 jam yang lalu
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
10 jam yang lalu
Akademisi: Riset Advokasi...
Akademisi: Riset Advokasi Kunci Perlindungan Warga Sipil
10 jam yang lalu
Kepala UPTD Diciptabintar...
Kepala UPTD Diciptabintar Pemkot Bandung Dorong Penegakan Aturan Pemanfaatan Ruang
12 jam yang lalu
JKF Fun Padel Competition...
JKF Fun Padel Competition 2026 Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor Instansi di Jakarta
14 jam yang lalu
Infografis
Chronic Venous Insufficiency,...
Chronic Venous Insufficiency, Penyakit yang Diderita Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved