Begini rasanya belajar dekat kandang sapi

Kamis, 21 Februari 2013 - 20:04 WIB
Begini rasanya belajar...
Begini rasanya belajar dekat kandang sapi
A A A
Sindonews.com - Udara di dalam ruang yang berfungsi sebagai teras rumah milik Musamsi mantan Kepala Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek itu memang tidak sesegar udara di luar. Cahaya yang menyinari ruangan juga tidak melimpah.

Satu-satunya jalan masuk untuk oksigen dan sinar matahari hanyalah dari pintu depan. Itupun jika papan kayu bermodel tangkup yang menempel di sebelah kanan dan kiri bangunan berdesain joglo itu dibuka. Tidak ada ventilasi atau jendela untuk sirkulasi udara.

Ketika kaki masuk ke dalam ruangan, yang pertama kali menyergap adalah aroma kotoran sapi yang menyengat hidung. Bau tak sedap yang sepertinya terjebak tak bisa keluar itu berasal dari kandang sapi yang berjarak hanya sedepa dari sana.

“Ya seperti ini mengajar sambil membaui kotoran sapi. Sebab udara di dalam ruangan memang lembab,“ tutur Sukirman (40) guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Islamiyah sembari terkekeh masam.

Hujan lebat yang beberapa hari mengguyur wilayah Kabupaten Trenggalek membuat permukaan Sungai Nglinggis mencapai titik tertingginya. Arus sungai yang lebih deras dari biasanya menggerus tubir (sungai) tempat gedung MI Islamiyah berada.

Rongga-rongga rawan erosi bermunculan. Bahkan sepanjang bantaran tempat gedung sekolah berada telah ambrol dan mengakibatkan tiga unit rumah warga lenyap terseret arus sungai. Meski tidak ada korban jiwa, namun karena takut mengalami nasib serupa, dua pemilik rumah yang tidak jauh dari lokasi juga memilih pergi.

“Karena khawatir hal-hal yang tidak diinginkan, kita juga memilih mengungsikan siswa dari gedung sekolah. Apalagi tiga ruang kelas juga sudah rusak,“ terang Sukirman.

Sudah tiga hari ini, sekitar 40 orang siswa kelas 5 dan 6 belajar di rumah Musamsi. Sementara siswa yang lain masih belajar di ruang kelas yang dinilai masih aman dari abrasi.

Untuk siswa Taman Kanak-Kanak yang berjumlah 22 siswa diajar di lingkungan pondok pesantren tidak jauh dari sana. Seperti diketahui sekolah swasta dibawah naungan yayasan pendidikan Maarif NU ini memiliki 75 anak didik setara sekolah dasar.

Bangunan pendidikan ini relatif bagus. Bertingkat dan seperti lazimnya sekolah dasar memiliki enam ruang kelas plus halaman. Hanya saja lokasi menimba ilmu ini tepat berada di tubir bantaran sungai Nglinggis yang bermata air di pegunungan sekitar lereng Gunung Wilis.

Namun, meski situasi alam tidak memungkinkan, proses belajar mengajar tidak boleh ditinggalkan. Karenanya, begitu Musamsi menawarkan bagian depan rumahnya (bale) untuk dijadikan ruang kelas sementara, pihak sekolah langsung menyambutnya.

“Kita tidak memiliki pilihan lain. Karenanya meski berdekatan dengan empat ekor sapi di kandang, semua ini tetap kita lakukan. Toh ini sifatnya sementara,“ papar Sukirman.

Ruang bale yang cukup luas itu disekat dengan tirai kain. Sebelah kiri untuk kelas 5 dan sebelah kanan untuk kelas 6. Ada papan tulis sebagai alat mengajar dan bangku kelas disusun dengan pola berbanjar.

Selain lembab, gelap, dan bau tidak sedap kotoran sapi, sebagian besar siswa juga mengeluhkan banyaknya nyamuk di dalam ruangan. Situasi yang minim cahaya membuat serangga penghisap darah itu bersarang dengan nyaman.
(ysw)
Berita Terkait
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Bangunan Sekolah SMP...
Bangunan Sekolah SMP Negeri 2 Palu Ambruk Akibat Banjir
Rawan Roboh, Plafon...
Rawan Roboh, Plafon Ruang Kelas SDN Talunkidul Disangga Bambu
Sekolah Rusak di Pelosok...
Sekolah Rusak di Pelosok Negeri
Miris! Tidak Ada Anggaran,...
Miris! Tidak Ada Anggaran, SD Negeri di Serang Ini Dibiarkan Rusak Sejak 2012
Tiga Ruang Kelas dan...
Tiga Ruang Kelas dan Perpustakaan di SDN 2 Paeidean Rusak
Berita Terkini
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
1 jam yang lalu
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
11 jam yang lalu
Massa Antikorupsi Dukung...
Massa Antikorupsi Dukung Kortas Tipikor Polri dan KPK Usut Tuntas Dugaan Korupsi
13 jam yang lalu
Penampakan Emas Batangan...
Penampakan Emas Batangan hingga Uang Hasil Penggeledahan 13 Lokasi yang Ditampilkan di Polda Metro Jaya
14 jam yang lalu
Suasana Terkini Rumah...
Suasana Terkini Rumah Jampidsus di Kebayoran Baru: Sepi, Tidak Ada Penjagaan TNI
14 jam yang lalu
3 Pekerja Proyek Tewas...
3 Pekerja Proyek Tewas di Gorong-gorong, Pramono Ungkap 1 Korban Merupakan WNA
15 jam yang lalu
Infografis
4 Tentara AS Tewas saat...
4 Tentara AS Tewas saat Latihan Tempur di Dekat Sekutu Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved