Ribuan botol jamu ilegal disita BPOM Samarinda

Selasa, 12 Februari 2013 - 19:51 WIB
Ribuan botol jamu ilegal...
Ribuan botol jamu ilegal disita BPOM Samarinda
A A A
Sindonews.com - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) berhasil membongkar peredaran jamu ilegal. Sedikitnya 12 ribu botol jamu tradisional ilegal berhasil disita dari sebuah gudang di Jalan Sultan Aminuddin RT 13, Kelurahan Sambutan, Kecamatan Samarinda Ilir.

Produk jamu yang disita bermerk Cap Tawon dan Jamu tradisional Jawa Asli Cap Putri Sakti. BPOM menduga, jamu-jamu ini memiliki bahan berbahaya bagi tubuh manusia.

Bahkan terungkapnya peredaran jamu berbahaya ini berkat informasi dari masyarakat yang mengeluh sakit setelah mengkonsumsi jamu tersebut.

"Petugas lalu memeriksa jamu dan tempat penyimpanannya dalam gudang dengan menguji tes sampel jamu selama dua bulan. Hasilnya, ada dugaan zat berbahaya dalam jamu. Kemudian, tim kami bersama Polresta Samarinda menggerebek penyimpanan jamu," kata Kepala Seksi Lidik BBPOM Samarinda Kristin Panjaitan, Selasa (12/2/2013).

Saat petugas BBPOM meminta dokumen ijin peredaran jamu, pemilik gudang tidak dapat menunjukkannya. Petugas lalu menyita seluruh jamu dan membawa pemiliknya untuk dilakukan pemeriksaan. Kode BPOM yang tertera di botol jamu tersebut diduga fiktif.

Seluruh jamu kemudian disimpan di gudang milik BBPOM Samarinda. Pada tempelan stiker cairan botol tertulis dapat menyembuhkan pegal linu dan cocok bagi pekerja berat serta olahragawan.

Jamu disebut pula menyembuhkan berbagai penyakit sakit otot, pinggang, panu, kencing manis dan sebagainya.
(ysw)
Berita Terkait
Razia Produk Makanan...
Razia Produk Makanan Berbahaya
5 Makanan Paling Berbahaya...
5 Makanan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 4 Lebih Beracun dari Sianida
Ini Bagian Tubuh Ular...
Ini Bagian Tubuh Ular yang Bisa Dikonsumsi Manusia
Ratusan Kilogram Makanan...
Ratusan Kilogram Makanan Berpengawet Mayat Dimusnahkan
Cegah Peredaran Makanan...
Cegah Peredaran Makanan Berbahaya, BPOM Sulbar Periksa Sampel Takjil
BPOM Tarik Peredaran...
BPOM Tarik Peredaran Es Krim Haagen-Dazs dari Pasaran
Berita Terkini
Truk Crane Tabrak JPO...
Truk Crane Tabrak JPO di Tendean, Lalu Lintas Menuju Blok M Macet Parah
48 menit yang lalu
Gunung Semeru Kembali...
Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini, PVMBG: Waspadai Awan Panas dan Guguran Lava
1 jam yang lalu
516 Unit Layanan di...
516 Unit Layanan di Wilayah 3T, PNM Perluas Akses Pembiayaan bagi Masyarakat Prasejahtera
11 jam yang lalu
Pengirim Teror Bom di...
Pengirim Teror Bom di SDN Jaksel Ternyata Orang Tua Siswa, Sempat Jemput Anak usai Kirim Ancaman
11 jam yang lalu
Dua Proyek Sekolah Rakyat...
Dua Proyek Sekolah Rakyat Nindya Karya di Medan dan Kediri Capai 100 Persen
12 jam yang lalu
PINTU Kolaborasi dengan...
PINTU Kolaborasi dengan Universitas Paramadina Beri Edukasi Literasi Digital ke Warga Bekasi
12 jam yang lalu
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved