Kemenhub nilai trem penyebab kemacetan

Jum'at, 08 Februari 2013 - 03:16 WIB
Kemenhub nilai trem...
Kemenhub nilai trem penyebab kemacetan
A A A
Sindonews.com – Rencana Pemkot Surabaya untuk memakai moda transportasi trem mulai menemui batu ganjalan. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menilai, rencana pemkot tersebut hanya menimbulkan kemacetan lalu lintas baru di Kota Pahlawan.

Direktur Lalu Lintas dan Angkatan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Hanggoro Budi Wiryawan menuturkan, kalau dilihat dalam sisi kebutuhan serta efektifitas sulit untuk dibangun trem. Sebab, program trem yang digagas Pemkot Surabaya bukan solusi untuk mengatasi persoalan kemacetan lalu lintas.

"Selain membuat macet, tingkat risiko keselamatan juga tinggi,” ujar Hanggoro, Kamis (7/2/2013).

Ia melanjutkan, pemkot tetap harus melihat kondisi infrastruktur yang ada di Surabaya. Ditambah lagi dengan kesiapan penguna transportasi massal. Bahkan, tingkat disiplin para pengguna jalan di Surabaya juga masih rendah.

“Jika itu diterapkan, maka akan banyak pelanggaran yang akan terjadi,” ungkapnya.

Selain itu, katanya, banyak perlintasan yang harus dibuat untuk laju trem. Tentunya jika tidak ada kedisiplinan dari para pengguna jalan akan bisa mengakibatkan kemacetan dan kecelakaan.

Hanggoro juga membeberkan, Kemenhub memiliki masterplan atau perencanaan pengembangan perkeretaapian di Surabaya 2014. Masterplan tersebut diharapkan bisa mengatasi persoalan kemacetan di Surabaya.

"Jangan sampai kemacetan di Jakarta terjadi di Surabaya," katanya.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, lanjutnya, sudah menyurati Kemenhub terkait gagasannya yang akan menerapkan trem di Surabaya, namun hal ini akan dikomparasikan dengan rencana Kemenhub.

Saat ditanya solusi moda transportasi yang tidak mengakibatkan kemacetan, Hanggoro mengatakan harus ada kontruksi jalan KA layang.

"Tapi itu biayanya mahal, seperti di Jakarta, khususnya dari Manggarai ke Kota sudah memakai jalan layang. Kalau monorel hanya pilihan modanya," jelasnya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya siap diundang ke Surabaya untuk presentasi mengenai masterplan perkeretaapian di Surabaya 2014.

"Kapanpun kami siap, untuk dimintai penjelasan di Komisi C DPRD Surabaya," ujarnya.
(stb)
Berita Terkait
Selamat, Jakarta Terpilih...
Selamat, Jakarta Terpilih sebagai Kota Transportasi Terbaik di Dunia
Kepala UPAS Beberkan...
Kepala UPAS Beberkan Manfaat Menggunakan Transportasi Publik Semenjak Dini
Audiensi Pimpinan DPR...
Audiensi Pimpinan DPR dengan Serikat Pekerja Angkutan Bahas Pelindungan Transportasi Online
Kendaraan Tanpa Pengemudi...
Kendaraan Tanpa Pengemudi Jadi Kebutuhan Transportasi Masa Depan
Seaplane: Solusi Mengatasi...
Seaplane: Solusi Mengatasi Keterbatasan Transportasi Darat dan Laut di Indonesia
Pembangunan Perumahan...
Pembangunan Perumahan di RI Disebut Tak Sinkron dengan Layanan Transportasi
Berita Terkini
Puluhan Siswa SMA Belajar...
Puluhan Siswa SMA Belajar Riset, AI, dan Keberlanjutan secara Langsung
4 jam yang lalu
92 WN China Pelaku Penipuan...
92 WN China Pelaku Penipuan Investasi di Batam Dideportasi, Seumur Hidup Dilarang ke Indonesia
4 jam yang lalu
UP2B Jabar Siaga 24...
UP2B Jabar Siaga 24 Jam Jaga Pasokan Listrik, Libur Sekolah Nyaman Berkat Kinerja PLN
5 jam yang lalu
Bang Jago yang Pukul...
Bang Jago yang Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa Positif Sabu
6 jam yang lalu
3 Pelaku Penyerangan...
3 Pelaku Penyerangan yang Tewaskan 3 Polisi di Katingan Dibekuk
6 jam yang lalu
YLC-8 IKA ITS Siapkan...
YLC-8 IKA ITS Siapkan Generasi Pemimpin Adaptif Menuju Indonesia Emas 2045
7 jam yang lalu
Infografis
3 Penyebab Para Jenderal...
3 Penyebab Para Jenderal Israel Sudah Tak Ingin Serang Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved