Puluhan ribu petani gelar doa tolak PP Tembakau

Selasa, 05 Februari 2013 - 17:11 WIB
Puluhan ribu petani...
Puluhan ribu petani gelar doa tolak PP Tembakau
A A A
Sindonews.com – Sedikitnya 20 ribu petani tembakau di Kabupaten Magelang, melakukan doa bersama di Lapangan drh Soepardi, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang untuk mendesak pemerintah supaya segera mencabut PP Tembakau.

Mereka datang sekira pukul 11.00 WIB menggunakan ribuan sepeda motor dan kendaraan roda empat secara konvoi dari berbagai daerah. Diantaranya Kecamatan Kaliangkrik, Kecamatan Muntilan, Kecamatan Kajoran, serta Kecamatan Ngablak.

Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Kabupetan Magelang, Supardi mengatakan, aksi tersebut dilakukan dengan cara istigosah (doa bersama). Menurutnya, PP 109/2012 tersebut akan berdamapak buruk bagi keberlangsungan hidup para petani tembakau.

“Intinya, kami mendeak PP tersebut untuk segera dicabut sebelum dampaknya akan menyengsarakan para petani,” katanya, Selasa (5/2/2013).

Selain menolak PP 109/2012, para petani juga meminta pemerintah menghentikan impor tembakau dari luar negeri. Sebab, hal itu dinilai akan membunuh mata pencaharian petani dalam negeri.

“Tembakau di negeri ini memiki kualitas yang sangat baik. Pemerintah sepertinya tidak perrcaya dengan apa yang dihasilkan oleh petaninya sendiri kalau masih mengimpor dari luar negeri,” paparnya.

Saat ini, kata Supardi, petani diwilayahnya akan tetap menanam tanaman tembakau. Sebab, hal itu sudah dilakukan oleh para leluhur sebagai usaha pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan hidup.

Mengenai rencana ancaman boikot pada Pemilu 2014, pihaknya tidak membenarkan. Mantan Kepala Desa Congkrang, Kecamatan Muntilan ini memilih untuk menempuh lewat pengajuan judicial reviw ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika PP 109/2012 tidak segera dicabut.

“Meski ada masukan untuk memboikot pemilu 2014, namun tidak akan kami lakukan. Hanya saja, kami tidak akan pilih partai yang telah menyakiti kami dengan mendukung dikeluarkannya PP itu. Prinsip, kami masih akan berjuang ke MK dahulu,” tandasnya.

Usai sambutan Bupati, dilanjutkan pembacaan sikap yang dilakukan Ketua APTI Kabupaten Magelang, dilanjutkan istigosah yang dipimpin sejumlah ulama setempat. Diantaranya KH Said Asrori dari Salaman, KH Hasyim Ashari dari Windusari, KH Ali Khoisor, Watucongol Muntilan dan Gus Baqoh dari Kajoran.
(ysw)
Berita Terkait
Dianggap Merugikan,...
Dianggap Merugikan, Petani Siap Demo Penolakan RPP Kesehatan
Kisah Inspiratif Karyawan...
Kisah Inspiratif Karyawan SKT Sampoerna: Mengubah Tantangan Menjadi Peluang
Didominasi Perempuan,...
Didominasi Perempuan, Pekerja di Industri Hasil Tembakau Mayoritas Jadi Tulang Punggung Keluarga
Cerita Paino, Kesejahteraan...
Cerita Paino, Kesejahteraan Meningkat hingga Kuliahkan Anak Berkat Bertani Tembakau
Petani Tembakau di Gresik...
Petani Tembakau di Gresik Keluhkan Kelangkaan Pupuk dan Harga Anjlok saat Panen
2 Raksasa Perusahaan...
2 Raksasa Perusahaan Rokok Setop Beli Tembakau Temanggung
Berita Terkini
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
5 menit yang lalu
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
7 menit yang lalu
Pemprov Jakarta Gelar...
Pemprov Jakarta Gelar Atraksi Budaya Betawi di CFD Rasuna Said
7 menit yang lalu
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
20 menit yang lalu
Calon Ketum PBNU Gus...
Calon Ketum PBNU Gus Salam Sowan ke Rais Syuriyah dan Ketua PWNU Sulsel
43 menit yang lalu
Hari Lingkungan Hidup,...
Hari Lingkungan Hidup, Masyarakat Tangerang Pelajari Kelola Minyak Jelantah
3 jam yang lalu
Infografis
5 Artis Indonesia Punya...
5 Artis Indonesia Punya Gelar S3, Ada yang Sukses Menjadi Dosen
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved