Tabrakan, penjambret tak jadi lolos

Senin, 04 Februari 2013 - 17:51 WIB
Tabrakan, penjambret...
Tabrakan, penjambret tak jadi lolos
A A A
Sindonews.com - Naas dialami tersangka jambret Iskandar alias Iis (26). Setelah sukses menarik tas korbannya dan hendak kabur, sepeda motornya malah bertabrakan dengan motor lain. Tak pelak tersangka terjatuh dan menjadi bulan-bulanan amuk massa.

Beruntung saat aksi amuk massa tersebut melintas anggota Unit Reskrim Polsekta Ilir Barat (IB) I tak jauh dari tempat kejadian peristiwa (TKP), sehingga tersangka terbebas dari amukan massa yang semakin brutal.

Selanjutnya tersangka langsung dibawa ke Mapolsekta IB I Palembang beserta barang-bukti (BB) Honda Revo milik tersangka BG 5923 IZ, serta tas sandang berisi dompet, Handphone Mito, dan uang tunai Rp46ribu milik korbannya, Eka Puspita Sari (20) warga Jalan Takwa, Lorong, Kelurahan Sei Selincah Kalidoni, Palembang.

Kapolsekta IB I Kompol Ikhsan melalui Kanit Reskrim Iptu AK Sembiring membenarkan adanya penangkapan tersangka jambret di wilayah hukumnya.

”Tersangka beraksi menggunkan sepeda motor sendirian, dan mengeksekusi dompet korban di Jalan Inspektur Marzuki, persisnya dekat Indomaret, Kelurahan Siring Agung, Kecamatan IB I,” ungkap Sembiring, di Mapolsekta IB I, Senin (4/2/2013) siang.

Modus tersangka, sambung Sembiring, sudah mengintai korbannya dari jarak 50 meter, lalu tanpa rasa takut tersangka menarik tas sandang korban yang diletakannya dibagian tengah motor korban.

”Mungkin panik habis menarik tas korban, tersangka mencoba hendak kabur dengan menancap gas motornya, tetapi malah menabrak motor orang lain, hingga tersangka terjatuh dan kemudian ditangkap anggota kita yang sedang melintas di TKP,” tegasnya.

Tersangka, sambung Sembiring akan dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 5 tahun penjara

"Kita akan kembangkan lebih lanjut, apakah tersangka ini juga pernah melakukan aksi jambret di wilayah hukum Polsekta IB I lainnya atau di wilayah Polresta Palembang,” pungkasnya.

Sementara tersangka Iis mengakui menjabret tas korban dengan menggunakan motor pinjaman milik temannya.

”Niat awal saya sebenarnya jalan-jalan pak pakai motor teman saya. Tetapi waktu di jalan terlintas pikiran untuk menjambret tas korban, dan saya teringat anak saya butuh biaya sekolah dan makan, jadi saya nekat menjambret tas korban sampai akhirnya motor saya jatuh dan ditangkap polisi,” ujar tersangka pernah masuk penjara tahun 2005, karena kasus membawa sajam.
(rsa)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Berita Terkini
Menekraf Dukung Festival...
Menekraf Dukung Festival Burger Dunia, Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional
1 jam yang lalu
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Pagi Ini, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.500 Meter
3 jam yang lalu
El Nino Bawa Kemarau...
El Nino Bawa Kemarau Lebih Kering, Puncaknya Agustus-September 2026
3 jam yang lalu
Kaesang Ungkap Dewan...
Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Mulai Turun ke Daerah Akhir Juni
4 jam yang lalu
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
12 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
12 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved