Kurikulum 2013 menumpulkan kreativitas guru?

Rabu, 30 Januari 2013 - 15:23 WIB
Kurikulum 2013 menumpulkan...
Kurikulum 2013 menumpulkan kreativitas guru?
A A A
Sindonews.com - Pelaksanaan kurikulum 2013 pada tahun ajaran baru 2013/2014 mendatang dikhawatirkan memiliki dampak negatif yakni menumpulkan kreativitas para guru.

Hal ini terkait adanya buku panduan implementasi kurikulum 2013 yang akan diberikan pada para guru saat pelatihan yang rencananya dimulai Maret 2013 mendatang.

"Dalam kurikulum 2013, guru tidak lagi diwajibkan untuk membuat sillabus atau bahan ajar. Ini berbeda dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang sebelumnya diterapkan. Kami khawatir dengan kurikulum 2013 ini, guru hanya akan seperti robot karena semua sudah disiapkan pemerintah sehingga dapat menumpulkan kreativitas para guru," ujar Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) DIY Ahmad Zaenal Fanani, di UMY, Rabu (30/1/2013).

Zaenal menuturkan, guru seakan disuruh terpaku pada isi buku panduan tersebut karena apa yang akan diajarkan hingga rancangan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sudah diatur di dalamnya. Dengan segala sesuatunya sudah disiapkan, guru hanya tinggal melaksanakan dan seolah hanya menjalankan tugas sesuai pakem tertentu.

"Padahal ketika guru ada didalam kelas, itu sudah ranah guru dan mengajar itu sangat situasional karena harus melihat kondisi anak. Kalau semua diatur, maka pengajaran jadi kaku," katanya.

Meski demikian, Zaenal mengakui substansi kurikulum 2013 cukup bagus. Ia juga mendukung pengurangan mata pelajaran yang diikuti dengan penambahan jam belajar.

Pada kurikulum 2013, siswa tidak akan lagi dibebani materi pembelajaran yang berat dan beragam, sekaligus energi siswa mampu tersalurkan hanya untuk sekolah.

"Kurikulum ini bagus karena jika mata pelajaran terlalu banyak, maka anak terlalu berat. Tetapi dengan penambahan jam dan pengurangan mapel, maka anak justru akan terkontrol dengan kegiatan di sekolah. Tidak ada lagi waktu bagi mereka untuk mencoba hal-hal yang tidak baik dan orang tua juga bisa merasa tenang," tuturnya.

Pihaknya berharap, meski kurikulum 2013 sudah dirancang, namun guru tetap diberi kegiatan kreativitas dalam proses pembelajaran.

"Kami berharap guru tetap diberikan kebebasan bagaimana menentukan diri dalam menentukan proses pembelajaran," imbuhnya.
(rsa)
Berita Terkait
Siap Jadi Guru? Pendaftaran...
Siap Jadi Guru? Pendaftaran PPG Prajabatan Gelombang 2 Sudah Dibuka
Guru Madrasah Bersiap,...
Guru Madrasah Bersiap, Asesmen Kompetensi Berbasis Digital Dimulai Juni 2024
Kelulusan UKPPPG Calon...
Kelulusan UKPPPG Calon Guru Gelombang 1 2025 Resmi Diumumkan, Klik Link Ini
Membangun Kemitraan...
Membangun Kemitraan yang Sinergis untuk Mendukung Peningkatan Kompetensi Guru di Indonesia
Majukan Pendidikan di...
Majukan Pendidikan di Indonesia, ANPS Dorong Peningkatan Kompetensi Guru
Pemerintah Gagal, Sertifikasi...
Pemerintah Gagal, Sertifikasi Belum Tuntas, Kompetensi Guru Dipertanyakan
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
2 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
3 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
4 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
5 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
5 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
6 jam yang lalu
Infografis
Berapa Gaji Guru PPPK...
Berapa Gaji Guru PPPK dan PNS 2025? Ini Rinciannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved