Mau tembak polisi, Bambang dilumpuhkan

Rabu, 23 Januari 2013 - 09:26 WIB
Mau tembak polisi, Bambang...
Mau tembak polisi, Bambang dilumpuhkan
A A A
Sindonews.com - Jika saja anggota Unit I Subdit 3 Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan (Sumsel) tidak cepat bertindak tegas, mungkin satu anggota polisi akan tertembak senjata api (senpi) rakitan milik penjual senpi rakitan, Bambang Heriadi (32), semalam.

Namun aksi tersangka penjual senpi tersebut berhasil digagalkan anggota Unit 1 Subdit 3, dengan melumpuhkan tersangka menggunakan dua butir timah panas di kaki kanan tersangka.

Akibatnya warga Desa Talang Pipa, Dusun 4, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten Muaraenim itu tersungkur bersimbah darah. Setelah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan, tersangka Bambang langsung digelandang ke Mapolda Sumsel beserta barang-bukti (BB) satu senpi rakitan jenis pistol beserta empat amunisi, dan sebilah senjata tajam.

Kasubdit 3 Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Kristovo Arianto melalui Kanit I, Kompol Antoni Adhi mengatakan, penangakapan ini berawal dari informasi warga Pendopo, tersangka ini kerap menjual senpi rakitan.

"Kita langsung tindaklanjuti laporan warga itu. Setelah kita dapat indetitas tersangka dan informasi dari warga tersangka hendak melakukan transaksi jual beli senpi rakitan di dekat rumahya, kita langsung kesana," ungkap Antoni, di Mapolda Sumsel, Rabu (23/1/2013).

Saat tersangka sedang duduk menunggu pembeli senpi rakitannya, lanjut perwira melati satu ini, anggotanya langsung melakukan penangkapan.

"Saat akan ditangkap tersangka melawan dan mencabut pistol rakitannya dari tengah celananya dan hendak menembak anggota. Untung anggota kita lain sigap dan langsung melumpuhkan tersangka dua tembakan di kaki kanan tersangka," paparnya.

Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolda Sumsel beserta BB sepucuk senpi rakitan berisi empat peluru dan satu pisau.

"Kita akan kembangkan lagi kasus ini guna mengetahui darimana tersangka mendapatkan senpi itu dan kita juga mendalami lagi apakah tersangka ini pernah telibat kasus perampokan menggunakan senjata api rakitan di Sumsel," pungkasnya.

Terpisah tersangka Bambang mengatakan, bahwa senpi rakitan yang dibawanya milik temannya bernama Jhon.

"Saya ini hanya bantu menjualkannya saja ke orang yang juga nama Jhon mau beli waktu itu seharga Rp3 juta," ungkap Bambang di Mapolda Sumsel.

Jika berhasil menjual senpi tersebut, petani ini menambahkan, dia akan mendapat upah Rp300 ribu.

"Saya tidak pernah merampok pak dan baru sekali masuk penjara tahun 1998 lalu, karena kasus berkelahi dan dihukum penjara lima bulan di lapas Muaraenim," pungkasnya.
(rsa)
Berita Terkait
Waspada, Kriminalitas...
Waspada, Kriminalitas Intai Pesepeda
Kriminalitas Jalanan...
Kriminalitas Jalanan Picu Ketakutan Masyarakat
Saatnya Deteksi Dini...
Saatnya Deteksi Dini Kriminalitas Remaja
Pandemi Membuat Anomali...
Pandemi Membuat Anomali Kriminalitas Jelang Ramadan
Waspada Penipuan, Kriminalitas...
Waspada Penipuan, Kriminalitas Digital Terus Mengintai
Jangan Acuhkan Potensi...
Jangan Acuhkan Potensi Kasus Kriminalitas Jalanan
Berita Terkini
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
59 menit yang lalu
Perkuat Kolaborasi Inovasi...
Perkuat Kolaborasi Inovasi Perikanan, Bupati Bogor Tinjau Fasilitas Raiser Ikan Hias BRIN
4 jam yang lalu
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran...
Sudah 2 Tahun SDN Kebayoran Lama 09 Roboh, Pramono: Saya Baru Tahu Pas Viral
5 jam yang lalu
Integrasi Satuan Pendidikan,...
Integrasi Satuan Pendidikan, UIN Jakarta: Tak Bergantung pada Satu Putusan PTUN
5 jam yang lalu
2 Gudang Besar Narkoba...
2 Gudang Besar Narkoba di Bogor Dibongkar, Polisi Sita Jutaan Butir Obat Keras Ilegal
7 jam yang lalu
Pipa Gas Meledak di...
Pipa Gas Meledak di Medan, 1 Tewas dan 2 Orang Lainnya Masih Tertimbun
8 jam yang lalu
Infografis
Perang Membara, Pakistan...
Perang Membara, Pakistan Tembak Jatuh 5 Jet Tempur India
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved