Dikeruk Berantas, Jalan Poros Desa terancam longsor

Selasa, 22 Januari 2013 - 22:06 WIB
Dikeruk Berantas, Jalan...
Dikeruk Berantas, Jalan Poros Desa terancam longsor
A A A
Sindonews.com - Warga Dusun Sriguno Desa Srimulyo 2 Kecamatan STL Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawa (Mura), SUmatera Selatan merasa khawatir dengan lokasi bekas pengerukan yang dilakukan PT Berantas. Pasalnya Jalan Poros Desa yang ada di desa mereka mulai terancam bahaya longsor.

Camat STL Ulu Terawas, Yudi Fachriansyah mengatakan lokasi eks pengerukan tepatnya berada dipinggir jalan poros desa yang menghubungkan Desa Sumber Karya ke Desa G1 Mataram. Dimana saat proses pengerukan dilakukan pihak perusahaan tidak mengindahkan dampaknya terhadap lingkungan.

"Memang dikhawatirkan longsor lokasi itu, apalagi dibawahnya ada akses jalan poros Desa kendati jauh dari pemukiman warga. Tapi kita selalu melakukan pengawasan, takut terjadi hal-hal yang tak diinginkan," ujar Yudi, Selasa (22/1/2013).

Menurut Yudi, sejauh ini kondisi tanah diperbukitan eks pengerukan, kata Yudi, sebagian besar teksturnya batu. Sehingga kekhawatiran akan bahaya longsor kecil.

Namun pihaknya tetap melakukan upaya antisipasi yang rencananya akan memasang papan pengumuman diakses jalan tersebut agar berhati-hati saat melintas.

"Kita pasang papan pengumuman agar pengendara yang melintas lebih berhati-hati. Apalagi ketika hujan turun, dikhawatirkan tanah dan batu tergerus kebawah,"tegas dia.

Terpisah Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Mura, Amrullah mengatakan tidak mengetahui adanya lokasi eks pengerukan tanah yang berdampak terhadap kerusakan lingkungan.

Bahkan saat disinggung soal lokasi mana saja yang sudah mengalami kerusakan lingkungan akibat adanya proses pengerukan ilegal, dirinya mengaku belum melakukan pendataan.

"Saya tidak tahu itu. Sebab kalau soal pengerukan bukan tanggung jawab kami. Tapi kalau soal kerusakan lingkungan itu baru ke kami. Nah kalau soal sudah berapa titik kerusakan lingkungan yang dieksploitasi akibat penggalian illegal, kami belum melakukan pendataan," pungkasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Material Longsor Putus...
Material Longsor Putus Akses Jalan Kota Palopo-Toraja
Pencarian 3 Warga Korban...
Pencarian 3 Warga Korban Tanah Longsor di Kota Bogor
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Longsor, Lalu Lintas Lumpuh Total Tewaskan Satu Orang
Galian Tambang di KBB...
Galian Tambang di KBB Longsor, Tiga Kendaraan Tertimpa
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino...
Akses Jalan Poros Sinjai-Malino Sempat Putus Diterjang Longsor
Hidup Menumpang, Korban...
Hidup Menumpang, Korban Longsor Palopo Butuh Bantuan Pemerintah
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
6 jam yang lalu
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
6 jam yang lalu
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
6 jam yang lalu
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
7 jam yang lalu
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
8 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
10 jam yang lalu
Infografis
7 Alasan Gen Z Nepal...
7 Alasan Gen Z Nepal Turun ke Jalan, Paksa PM KP Sharma Mundur
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved