Antisipasi bolos, PNS wajib absensi sidik jari

Kamis, 17 Januari 2013 - 22:00 WIB
Antisipasi bolos, PNS...
Antisipasi bolos, PNS wajib absensi sidik jari
A A A
Sindonews.com - Ruang gerak Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang kerap bolos ataupun meninggalkan kewajibannya saat jam kerja bakal dipersempit. Selain terus menggelar Inspeksi Mendadak (sidak), Pemkab Lahat juga bakal menerapkan absensi sidik jari.

Program ini ditargetkan mampu menekan angka PNS yang kerap keluyuran saat jam kerja tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Lahat, Marwan Mansyur, keberadaan absensi sidik jari tersebut untuk mencegah PNS yang kerap tidak melaksanakan apel pagi dan sore hari.

Tak hanya itu dengan absensi tersebut PNS yang tidak ada ditempat saat jam kerja berlangsung atau tidak masuk sama sekali tanpa adanya keterangan yang jelas dan izin dari atasannya.

“Dalam waktu dekat, kita terapkan. Banyak sekali laporan yang melihat PNS yang tidak hadir atau tidak disiplin. Untuk menutupi perbuatannya, PNS tersebut mewakilkan dengan rekan kerjanya saat akan melakukan pengabsenan sehingga ia terlepas dari pantauan atasan,” tegasnya di Kantor Pemkat Lahat, Kamis (17/1/2013).

Tak hanya itu, dengan adanya absensi sidik jari tersebut PNS tidak bisa lagi melakukan tanda tangan absen sistem 'borongan' dalam artian melakukan absen seminggu sekali. Padahal, ia tidak pernah ikut apel atau masuk kantor.

“Ini merupakan upaya kita untuk menerapkan disiplin pegawai di lingkungan Pemkab Lahat. Dengan cara ini kita harapkan tingkat disiplin dan rasa tanggungjawab PNS sebagai abdi masyarakat akan berjalan baik,” katanya.

Bupati Lahat Saifudin Aswari Riva'i juga mengatakan, rencana pengadaan absensi sidik jari sudah dianggarkan pada 2013 ini. Sebanyak 13 unit untuk setiap sekretariatnya.

Menurutnya, keberadaan absensi ini cukup membantu mengawasi kinerja PNS memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terutama PNS yang berada di ruang lingkup SKPD.

“Kita bisa memonitoring perkembangan kehadiran PNS yang bersangkutan selama masa kerjanya,” tegasnya beberapa waktu lalu.
(ysw)
Berita Terkait
Lewat Kompetensi Praktik...
Lewat Kompetensi Praktik Lapangan, Praja Diharapkan Paham Pemerintahan Daerah
Sinergi Pemerintah Pusat...
Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah, BSKDN Kemendagri Tekankan Kolaborasi
Pulihkan Ekonomi, Daerah...
Pulihkan Ekonomi, Daerah Utang Rp12,24 Triliun ke Pusat
BSKDN Kemendagri: Konsep...
BSKDN Kemendagri: Konsep ITKPD Upaya Wujudkan Tujuan Otonomi Daerah
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
Majukan Suatu Daerah...
Majukan Suatu Daerah Perlu Merangkul Semua Elemen Termasuk Seniman
Berita Terkini
Prajurit TNI Kodam XVII...
Prajurit TNI Kodam XVII Cenderawasih Tewas Dikeroyok Sembilan Orang di Kabupaten Tangerang
14 menit yang lalu
Dukung Penguatan Ekonomi...
Dukung Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Danantara Tinjau Pemberdayaan Nasabah PNM di Mojokerto
23 menit yang lalu
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
3 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
4 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
5 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
6 jam yang lalu
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved