Abaikan kurikulum 2013, DIY tetap ajarkan bahasa daerah

Selasa, 15 Januari 2013 - 14:33 WIB
Abaikan kurikulum 2013,...
Abaikan kurikulum 2013, DIY tetap ajarkan bahasa daerah
A A A
Sindonews.com - Rencana pemberlakuan kurikulum 2013 ternyata juga mengundang keresahan masyarakat akan hilangnya mata pelajaran bahasa daerah.

Namun, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjamin bahasa jawa tetap akan diajarkan di tiap tingkatan sekolah.

"Sebenarnya, konsep kurikulum 2013 yang sampai saat ini masih dirundingkan tersebut merupakan konsep pembelajaran minimal. Jadi, masih ada kelonggaran bagi daerah masing-masing untuk menampah mata pelajaran selagi memang dirasa bermanfaat bagi siswa. Dan DIY sendiri sudah berkomitmen agar bahasa jawa tetap diajarkan jika kurikulum 2013 sudah diberlakukan," ujar Kepala Disdikpora DIY Kadarmanta Baskara Aji, Selasa (15/1/2013).

Aji menuturkan, dalam konsep kurikulum 2013 memang tidak ada mata pelajaran khusus bahasa daerah. Namun sebenarnya, pelajaran mengenai bahasa daerah bisa dimasukkan dalam kelompok mata pelajaran seni dan budaya. Namun semua kembali pada kebijakan daerah masing-masing.

"Melalui mata pelajaran seni dan budaya, ilmu pengetahuan mengenai bahasa daerah masing-masing daerah bisa terus diajarkan. Namun memang porsinya tidak bisa penuh karena masih banyak lagi unsur pelajaran seni dan budaya yang harus diajarkan seperti seni tari, keterampilan dan lain-lain," tuturnya.

Namun berbeda dengan DIY, Aji mengatakan, bahasa jawa sebagai bahasa daerah di DIY akan tetap diajarkan dengan menjadi mata pelajaran muatan lokal wajib. Hal tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur DIY yang dikeluarkan bahkan sebelum rencana perubahan kurikulum pendidikan.

Ditegaskannya, DIY sendiri telah menetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) agar pendidikan di DIY berbasis budaya.

"Regulasi sudah ada, apalagi bahasa jawa sendiri menjadi ciri pendidikan di DIY. Tentu akan terus kita laksanakan. Dan siswa-siswa kita tidak hanya sekedar belajar bahasa dan sastra jawa saja, tapi bahasa jawa di DIY juga jadi mata pelajaran yang dititipi unsur-unsur pembelajaran untuk membangun karakter anak-anak," jelasnya.

Pertimbangan lain yang membuat mata pelajaran bahasa jawa akan tetap dipertahankan oleh Disdikpora ialah sebagai upaya melestarikan bahasa jawa sendiri. Apalagi, tidak ada persoalan kekurangan SDM, dalam hal ini guru bahasa jawa di DIY.

"Kalau tidak dipergunakan, takutnya bahasa jawa tidak banyak diketahui oleh masyarakat DIY sendiri atau bahkan bisa hilang," imbuhnya.
(rsa)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
10 menit yang lalu
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
2 jam yang lalu
FKGI Dukung Arah Kebijakan...
FKGI Dukung Arah Kebijakan Kemenhut, Infrastruktur Diminta Lindungi Koridor Gajah
2 jam yang lalu
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
2 jam yang lalu
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
3 jam yang lalu
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
4 jam yang lalu
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved