Pemkot Tangerang batasi pelajar gunakan ponsel
Minggu, 13 Januari 2013 - 20:31 WIB
Pemkot Tangerang batasi pelajar gunakan ponsel
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melakukan pembatasan penggunaan telepon seluler (ponsel) di kalangan pelajar, untuk mengantisipasi efek negatifnya seperti kecanduan pornografi.
"Ya kita akan batasi penggunaan telepon genggam di kalangan pelajar, yang ada di Kota Tangerang. Saat ini Pemkot Tangerang melalui SKPD masing masing rutin melakukan razia warnet, maupun handpone di kalangan pelajar," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah usai Acara Seminar Parenting dan Peresmian Rumah Parenting atau Pengasuhan Anak Kota Tangeran di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu (13/1/2013).
Arief mengatakan, seiring perkembangan era digital, segala informasi akan lebih mudah didapatkan. Ponsel termasuk perangkat yang bisa mengaksesnya dengan cepat. Apalangi, saat ini, kalangan pelajar sudah menggunakan ponsel untuk sarana bergaul dan berkomunikasi.
“Penyakit sosial yang sering terjadi di masyarakat juga dapat disebabkan karena penggunaan teknologi yang salah dalam menggunakan perangkat digital, seperti ponsel atau jejaring sosial. Karena para pengguna perangkat tersebut dapat mudah mengakses situs pornografi dan bergaul bebas di dunia maya tanpa terpantau dengan baik oleh orang tuanya,” tukasnya.
Menurutnya, pola asuh dan suri tauladan yang baik dari orang tua tentunya dapat turut membangun pribadi anak yang berakhlak mulia.
“Kenali dan pahami cara berkomunikasi efektif dengan anak dan ketahui tantangan apa saja yang dihadapi anak-anak diera digital saat ini,” terangnya Arif.
"Ya kita akan batasi penggunaan telepon genggam di kalangan pelajar, yang ada di Kota Tangerang. Saat ini Pemkot Tangerang melalui SKPD masing masing rutin melakukan razia warnet, maupun handpone di kalangan pelajar," ujar Wakil Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah usai Acara Seminar Parenting dan Peresmian Rumah Parenting atau Pengasuhan Anak Kota Tangeran di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Minggu (13/1/2013).
Arief mengatakan, seiring perkembangan era digital, segala informasi akan lebih mudah didapatkan. Ponsel termasuk perangkat yang bisa mengaksesnya dengan cepat. Apalangi, saat ini, kalangan pelajar sudah menggunakan ponsel untuk sarana bergaul dan berkomunikasi.
“Penyakit sosial yang sering terjadi di masyarakat juga dapat disebabkan karena penggunaan teknologi yang salah dalam menggunakan perangkat digital, seperti ponsel atau jejaring sosial. Karena para pengguna perangkat tersebut dapat mudah mengakses situs pornografi dan bergaul bebas di dunia maya tanpa terpantau dengan baik oleh orang tuanya,” tukasnya.
Menurutnya, pola asuh dan suri tauladan yang baik dari orang tua tentunya dapat turut membangun pribadi anak yang berakhlak mulia.
“Kenali dan pahami cara berkomunikasi efektif dengan anak dan ketahui tantangan apa saja yang dihadapi anak-anak diera digital saat ini,” terangnya Arif.
(stb)