Kejagung bela Rasyid?

Minggu, 13 Januari 2013 - 16:17 WIB
Kejagung bela Rasyid?
Kejagung bela Rasyid?
A A A
Sindonews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) bela putra bungsu Menteri Perekonomian (Menko Perek) Hatta Rajasa M Rasyid Amrullah Rajasa yang juga belum dipenjara oleh pihak kepolisian. Bahkan, Kejagung menjelaskan duduk perkaranya.

Menurut Wakil Kepala Kejaksaan Agung (Kejagung) Darmono, tidak ada kewajiban untuk menahan putra Menteri Perekonomian, Hatta Rajasa itu. Dirinya menilai, apa yang dilakukan Rasyid bukan tergolong pidana yang disengaja, sehingga tidak ada kewajiban untuk ditahan.

Tak hanya itu, seseorang dilakukan penahanan oleh kepolisian. Jika ada kekhawatiran untuk melarikan diri, dan hal itu tidak tercermin dari Rasyid.

"Penahanan tidak wajib, syarat subjektif, objektif. Ditahan kalau ada kekhawatiran kabur. Lagipula itu pasal 359, bukan kesengajaan," jelas Darmono usai mengikuti Rakernas IKA UII di Bidakara, Pancoran, Jakarta Selatan, Minggu (13/1/2013).

Darmono mengatakan, tidak ada rekonstruksi dalam kasus Rasyid semestinya juga tidak perlu ramai dibicarakan, ini dikarenakan kegiatan tersebut dilakukan jika ada keraguan dari penyidik atas satu peristiwa.

"Rekonstruksi diperlukan kalau ada keraguan, penyidik atas suatu peristiwa. Kalau ini kan tidak karena data dianggap cukup," katanya.

Walau demikian, dia membantah, jika Kejagung memberikan perlakuan khusus terhadap Rasyid.

Terakhir dirinya juga menegaskan, kalau kejaksaan tidak memberikan perlakuan khusus para kasus Rasyid. Mereka pun tetap bekerja sesuai ketentuan yang berlaku.

"Tidak ada bedanya, yang jelas kita lakukan ketentuan yang ada," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, aparat kepolisian telah menetapkan M Rasyid Amrullah Rajasa sebagai tersangka dalam kecelakaan maut di Tol Jagorawi, pada Selasa 1 Januari 2013 lalu.

Dalam peristiwa itu, dua orang penumpang Luxio bernama Haris (47) dan M. Raihan, bayi berusia 14 bulan, tewas setelah ditabrak dari belakang oleh mobil BMW yang dikendarai Rasyid.
(mhd)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Bripka Dedy Wiratama...
Bripka Dedy Wiratama yang Bekingi Kampung Narkoba Samarinda Dipecat
5 jam yang lalu
GBK Diprediksi Dipadati...
GBK Diprediksi Dipadati Puluhan Ribu Pengunjung Akhir Pekan Ini, Dishub Siapkan Rekayasa Lalin
5 jam yang lalu
Soal Aturan Baru Kemenkes,...
Soal Aturan Baru Kemenkes, Bupati Bondowoso Komitmen Lindungi Petani Tembakau
5 jam yang lalu
Mengukur Kunci Sukses...
Mengukur Kunci Sukses Daerah, RGSS Resmi Hadir
5 jam yang lalu
Lampung Kukuhkan Diri...
Lampung Kukuhkan Diri sebagai Sentra Semangka Nasional
5 jam yang lalu
PPP Banten Gelar Mukerwil...
PPP Banten Gelar Mukerwil V, Fokus Konsolidasi Hadapi Verifikasi Pemilu 2029
6 jam yang lalu
Infografis
6 Pebulu Tangkis Indonesia...
6 Pebulu Tangkis Indonesia Hengkang Bela Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved