Data warga miskin, Pemkab Kulonprogo libatkan mahasiswa

Jum'at, 04 Januari 2013 - 17:47 WIB
Data warga miskin, Pemkab...
Data warga miskin, Pemkab Kulonprogo libatkan mahasiswa
A A A
Sindonews.com - Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo meminta mahasiswa yang tengah menjalankan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kulonprogo, membantu pemerintah kabupaten (Pemkab) untuk mendata warga miskin. Pendataan dapat dilakukan melalui program pendampingan keluarga bagi mahasiswa KKN.

Menurut Hasto, pendataan tersebut dilakukan melalui program pendampingan keluarga bagi mahasiswa KKN. Hasto juga menyebut, data tersebut diperlukan sebagai data album kemiskinan yang selalu diperbaiki setiap tahun. Sehingga mahasiswa yang tinggal di keluarga miskin ataupun yang berisiko tinggi bisa mendata profilnya sesuai dengan 16 indikator kemiskinan. Dengan profil yang lengkap diharapkan diagnosis penyebab kemiskinan bisa ditemukan.

“Penyebab kemiskinan pada setiap keluarga kan berbeda. Walau pun saat ini pemerintah biasa memberikan treatment secara broadspectrum, semua diberikan obat yang sama,” kata Hasto, Jumat (4/1/2013).

Hasto menjelaskan, Kulonprogo siap menerima 5.000 mahasiswa KKN, karena Kulonprogo memiliki tema sentral yaitu kemiskinan yang bisa dibreakdown menjadi sub-sub tema di berbagai lini sesuai dengan fakultas di perguruan tinggi.

"Dengan Bappeda kita akan mengkonsep tema sentral itu, sehingga nanti ada sub tema dikaitkan dengan kemiskinan," katanya.

Dengan demikian, jika dimungkinkan perguruan tinggi dapat bekerja sama dengan Pemkab Kulonprogo dengan membuat MoU. Jika hal ini dilakukan selama dua tahun saja, diharapkan akan memberi manfaat. Antara lain database kemiskinan akan menjadi sangat lengkap, dan profil orang miskin bisa dipotret sepersis mungkin.

Sementara itu Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Gajah mada (UGM) Heru Prasanto yang mendampingi mahasiswa KKN di Kulonprogo mengatakan, banyak sekali pengalaman didapat mahasiswa sehingga bisa memberi bekal kepada 'dokter' muda yang KKN di Kulonprogo.

Dari berbagai laporan mahasiswa, Heru menyimpulkan keberlangsungan dari program kegiatan KKN ini sangat diharapkan, karena sangat sesuai kebutuhan masyarakat, selain juga sesuai program Pemkab Kulonprogo.

"Ke depan akan dibuat langkah-langkah lanjutan supaya keberlangsungan program ini terjaga," jelas Heru.
(rsa)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
58 menit yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved