Potong gaji guru, Kadisdik Bogor diminta mundur

Kamis, 03 Januari 2013 - 13:31 WIB
Potong gaji guru, Kadisdik...
Potong gaji guru, Kadisdik Bogor diminta mundur
A A A
Sindonews.com - Massa Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi (Gemak) hari ini menggelar unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, di Jalan Pajajaran, Bogor Utara, Kota Bogor.

Dalam aksinya, mereka menuntut Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kota Bogor Fetty Qondarsyah mundur dari jabatannya. Karena diduga telah melakukan pemotongan gaji pokok dan dana sertifikasi guru sebesar 10 persen, pada tahun 2010-2011.

Kordinator Gemak Imam Wijaya dalam orasinya menegaskan, Kadisdik harus bertanggungjawab atas keluhan sejumlah guru PNS terkait dugaan pemotongan gaji pokok dan sertifikasi.

"Kita sering menerima keluhan dari para guru PNS ada oknum Disdik yang memotong langsung gaji pokok. Bahkan ada guru yang gajinya telat dibayar lima bulan, terus dibayarnya cuma tiga bulan," ungkap salah seorang mahasiswa dalam orasinya, Kamis (3/1/2013).

Para pengunjuk rasa yang membawa poster berisi tuntutan Kadisdik mundur itu, sempat bersitegang dengan petugas Satpol PP Kota Bogor. "Aksi ini aksi damai, kita ingin bertemu langsung Kadisdik untuk meminta penjelasan terkait pemotongan gaji dan sertifikasi guru," teriak pengunjuk rasa.

Setelah 30 menit berorasi, akhirnya Kadisdik Kota Bogor Fetty Qondarsyah keluar dan menerima para pengunjukrasa.

"Apa yang mereka tuntut itu adalah masalah lama pada 2010, sebelum saya menjabat Kadisdik. Tapi sebetulnya tidak ada pemotongan, itu adalah pengembalian kelebihan dana sertifikasi sebesar 10 persen," paparnya.

Tak hanya itu, terkait adanya dana bantuan dari Pemprov Jabar senilai Rp2,6 miliar untuk proyek informasi dan teknologi yang mengendap di Disdik Kota Bogor, menurut Fetty, dikarenakan saat itu belum ada petunjuk teknis penggunaan anggaran tersebut.

"Akhirnya pada akhir 2012 sudah kita gunakan anggaran tersebut dan sudah dilelangkan proyeknya," katanya.
(san)
Berita Terkait
Penting, Begini Aturan...
Penting, Begini Aturan Tunjangan Guru Non ASN di RUU Sisdiknas
Pemerintah Tahan DAU...
Pemerintah Tahan DAU bagi Daerah Tak Angkat Guru Honorer Jadi PPPK
Anggarkan Rp13,2 Triliun,...
Anggarkan Rp13,2 Triliun, Ini Program Kesejahteraan Guru yang Disalurkan Kemendikdasmen
Kesejahteraan Guru,...
Kesejahteraan Guru, Menjadi Prioritas?
Guru Banyak Terjerat...
Guru Banyak Terjerat Pinjol, DPR: Salah Satu Indikator Rentannya Kualitas Pendidikan Nasional
KBM Unindra Tekankan...
KBM Unindra Tekankan Kesejahteraan Guru dan Dosen sebagai Fondasi Mutu Pendidikan
Berita Terkini
KH Hasanuddin Kriyani...
KH Hasanuddin Kriyani Resmi Menjadi Sesepuh Pondok Buntet Pesantren
11 menit yang lalu
Perindo Apresiasi Inisiatif...
Perindo Apresiasi Inisiatif Danantara Bangun Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik di Denpasar Raya
40 menit yang lalu
Peningkatan Kualitas...
Peningkatan Kualitas SDM Jadi Syarat Pembangunan Jakarta Menuju Kota Global
3 jam yang lalu
Terowongan Arah Utara...
Terowongan Arah Utara MRT Jakarta Bundaran HI-Kota Rampung Digali, Tembus hingga Kedalaman 28 Meter
3 jam yang lalu
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Mundur, Rumahnya di Jaksel Tak Lagi Dijaga Khusus TNI
4 jam yang lalu
Pemberdayaan UMKM Sawit,...
Pemberdayaan UMKM Sawit, BPDP Raih Penghargaan Medbun Awards
6 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved