Pedagang UI bakal adukan PT KAI ke Komnas HAM
Kamis, 03 Januari 2013 - 00:51 WIB
Pedagang UI bakal adukan PT KAI ke Komnas HAM
A
A
A
Sindonews.com - Para pedagang di sekitar Universitas Indonesia (UI) yang tergabung dalam Komunitas Pedagang UI akan mengadukan kesewenang-wenangan PT Kereta Api Indonesia (KAI) ke Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM).
"Besok (Kamis 3 Januari 2012), kami (para pedagang) mau mengadui ke Komnas HAM," ungkap salah seorang pedagang, Josep, saat ditemui Sindonews di Stasiun Pondok Cina, Depok, Kamis (3/1/2013).
Para pedagang yang akan mengadu ke Komnas HAM terdiri dari pedagang dari tiga stasiun yang berada di sekitar Kampus UI. Yakni pedagang Stasiun Lenteng Agung, Stasiun UI, dan Stasiun Pondok Cina.
Mengenai jumlah para pedagang yang akan menyambangi Kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat itu, Josep belum bisa memastikannya.
Namun setidaknya puluhan pedagang akan mewakili jumlah para pedagang dari tiga stasiun yang menggantungkan rezekinya dari para penumpang kereta itu.
Para pedagang akan mengadukan perilaku PT KAI yang melakukan penggusuran secara sewenang-wenang. Karena mereka merasa bukan pedagang ilegal yang bisa seenaknya digusur oleh PT KAI.
"Kami di sini sewa tanah. Per tahun kami membayar. Bangunan kami juga yang buat, masak digusur dan dicap pedagang ilegal," tukas Josep.
Selain berencana akan menyambangi Komnas HAM, malam ini para pedagang juga bersiaga. Mereka waspada dengan cara PT KAI yang akan meruntuhkan kios-kios pada tengah malam atau menjelang dini hari.
"Kami siaga malam ini. Kami takut digusur malam ini. Karena mereka gusur sudah seperti maling, malam-malam," ungkap Josep.
"Besok (Kamis 3 Januari 2012), kami (para pedagang) mau mengadui ke Komnas HAM," ungkap salah seorang pedagang, Josep, saat ditemui Sindonews di Stasiun Pondok Cina, Depok, Kamis (3/1/2013).
Para pedagang yang akan mengadu ke Komnas HAM terdiri dari pedagang dari tiga stasiun yang berada di sekitar Kampus UI. Yakni pedagang Stasiun Lenteng Agung, Stasiun UI, dan Stasiun Pondok Cina.
Mengenai jumlah para pedagang yang akan menyambangi Kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat itu, Josep belum bisa memastikannya.
Namun setidaknya puluhan pedagang akan mewakili jumlah para pedagang dari tiga stasiun yang menggantungkan rezekinya dari para penumpang kereta itu.
Para pedagang akan mengadukan perilaku PT KAI yang melakukan penggusuran secara sewenang-wenang. Karena mereka merasa bukan pedagang ilegal yang bisa seenaknya digusur oleh PT KAI.
"Kami di sini sewa tanah. Per tahun kami membayar. Bangunan kami juga yang buat, masak digusur dan dicap pedagang ilegal," tukas Josep.
Selain berencana akan menyambangi Komnas HAM, malam ini para pedagang juga bersiaga. Mereka waspada dengan cara PT KAI yang akan meruntuhkan kios-kios pada tengah malam atau menjelang dini hari.
"Kami siaga malam ini. Kami takut digusur malam ini. Karena mereka gusur sudah seperti maling, malam-malam," ungkap Josep.
(stb)