Jabar klaim warga miskin menurun

Rabu, 02 Januari 2013 - 18:54 WIB
Jabar klaim warga miskin...
Jabar klaim warga miskin menurun
A A A
Sindonews.com - Jumlah penduduk miskin di Jawa Barat (Jabar) per September 2012 di klaim turun sekira 0,20 persen menjadi 4.421.484 orang. Walaupun demikian, berdasarkan jumlah, penduduk miskin Jabar terbesar di Indonesia.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jabar Gema Purwana mengklaim, jumlah penduduk miskin pada September 2012 sebanyak 4.421.484 orang, lebih rendah dari jumlah penduduk miskin Jabar per Maret 2012 sebanyak 4.477.530 orang. Dengan demikian, komposisi penduduk miskin Jabar menjadi 9,89 persen dari total penduduk di provinsi ini.

“Walaupun garis kemiskinan Jabar naik tapi jumlah penduduk miskin Jabar turun sebanyak 56.046 orang dari periode Maret 2012,” jelas Gema Purwana di Kantor BPS Jabar Jalan PH Mustopa, Kota Bandung, Selasa (2/1/2013).

Dari total penduduk miskin di Jabar, penduduk miskin di daerah perkotaan sebanyak 2.560.023 orang dan jumlah penduduk miskin di pedesaan sebanyak 1.861.461 orang.

Dari jumlah tersebut, Kota Tasikmalaya, Indramayu, Cirebon, Majalengka, dan Bandung Barat diperkirakan masih menjadi daerah dengan persentase penduduk miskin terbesar di Jawa Barat. Kondisi tersebut diperkirakan masih terus terjadi sampai 2012.

Dijelaskan Gema Purwana, penduduk Jabar dikatagorikan sebagai penduduk miskin apabila pendapatannya di bawah garis kemiskinan. Nilai garis kemiskinan Jabar pada September 2012 sebesar Rp Rp242.104 per orang. Angka garis kemiskinan, naik dari periode Maret 2012 sebesar Rp231.438 per orang.

Menurut Kepala Bidang Statistik Sosial BPS Jabar Dyah Anugrah Kuswardani, kendati angka kemiskinan Jabar turun, tapi perlu di waspadai potensi peningkatan angka kemiskinan pada 2013. Di mana, penduduk hampir miskin di Jabar cukup tinggi.

Data secara mikro menunjukkan, jumlah penduduk hampir miskin mencapai 1,9 juta rumah tangga. Lebih besar dari jumlah penduduk miskin secara mikro sebanyak 585. 747 rumah tangga dan penduduk yang mengalami kemiskinan sebanyak 443.150 rumah tangga.
(ysw)
Berita Terkait
Rakor Kemenko PMK Bahas...
Rakor Kemenko PMK Bahas Strategi Terbaru untuk Penghapusan Kemiskinan Ekstrem 2024
Menko PMK Beberkan Langkah...
Menko PMK Beberkan Langkah Strategis Penanganan Kemiskinan
DIY Provinsi Termiskin...
DIY Provinsi Termiskin di Jawa
Rapat Evaluasi Kemiskinan:...
Rapat Evaluasi Kemiskinan: Jumlah Penduduk Miskin Ekstrem Menyusut
Angka Kemiskinan Perkotaan...
Angka Kemiskinan Perkotaan Jabar Naik
Mendorong Perempuan...
Mendorong Perempuan Desa Keluar dari Miskin Ekstrem
Berita Terkini
Teladani KH. Wahab Hasbullah,...
Teladani KH. Wahab Hasbullah, Menag Dorong Pesantren Cetak Generasi Unggul
1 jam yang lalu
24 RW di Jakarta Bakal...
24 RW di Jakarta Bakal Alami Gangguan Air Bersih, Ini Penyebabnya
3 jam yang lalu
Tarif Sejumlah Rute...
Tarif Sejumlah Rute Transjabodetabek Bakal Dinaikkan, Termasuk Blok M-Bandara Soetta
3 jam yang lalu
CFD Rasuna Said Tetap...
CFD Rasuna Said Tetap Digelar Minggu 7 Juni, Catat Waktunya!
3 jam yang lalu
Kebakaran Permukiman...
Kebakaran Permukiman Warga di Cideng, 5 Orang Terluka dan 1 Tewas
5 jam yang lalu
Perjalanan KRL Tanah...
Perjalanan KRL Tanah Abang-Duri Berangsur Normal setelah Kebakaran di Sekitar Rel Dipadamkan
5 jam yang lalu
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved