Tangani anak Hatta Rajasa, polisi harus profesional

Rabu, 02 Januari 2013 - 02:24 WIB
Tangani anak Hatta Rajasa,...
Tangani anak Hatta Rajasa, polisi harus profesional
A A A
Sindonews.com - Aparat kepolisian diminta profesional dalam menangani kasus kecelakaan yang melibatkan putra Menko Perekonomian Hatta Rajasa, M Rasyid Amrullah alias Rasyid Rajasa (22) di KM 3 Tol Cililitan tadi pagi.

Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Hamidah Abdurrahman meminta polisi tidak diskrimitif dan profesional dalam mengusut kasus ini. Polisi harus menegakkan hukum sesuai dengan UU yang berlaku.

“Polisi bukan juru damai, jika memang hukum mengatakan si penabrak harus dipidana, maka usutlah, polisi harus berani, sekalipun ini adalah anak menteri,” ujar Hamidah saat dihubungi SINDO, Selasa (1/1/2013).

Hamidah memaparkan, jikapun nanti pelaku dinyatakan bebas, yang menentukan adalah pengadilan, bukan atas dasar damai. Pengusutan kasus ini, bisa meningkatkan citra kepolisian yang kini tengah terpuruk. Jika polisi berani, maka publik akan mendukung.

“Ini momentumnya. Pokoknya, polisi harus berani,” papar dia.

Hamidah berkeyakinan polisi memiliki semangat penegakan hukum yang normatif dan tidak terintervensi oleh siapapun, sekalipun yang terlibat merupakan anak ketua umum partai politik yang juga menteri aktif serta besan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

“Selama ini publik menilai hukum yang ditangani kepolisan itu tajam ke bawah tumpul ke atas, UU terkesan tidak berarti. Nah ini adalah momentum untuk membuktikan polisi profesional dan mengutamakan azas hukum itu di atas segala-galanya,” ujar dia.

Pengalaman penanganan kasus kecelakaan yang akhirnya berakhir damai, kata Hamidah, terjadi pada saat insiden kecelakaan yang melibatkan Novi Amalia. Novi tidak dihukum dan kasusnya berakhir damai.

“Ini kan diskriminatif, kami juga khawatir polisi takut dalam menuntaskan kasus kecelakaan yang melibatkan anak dari menteri,” tandas dia.

Seperti diketahui, pada pagi tadi Rasyid yang mengemudi jeep BMW nopol B 272 HR bersama rekannya Frans Joner Sirait. Diduga mengantuk, Rasyid menabrak sebuah angkutan umum, Daihatsu Luxio nopol B 1622 CY di depannya.

Kecelakaan ini menewaskan dua orang, Harun (57), dan seorang balita M Raihan (14 bulan). Sementara korban luka ringan Nung (30), Moh Rifan, dan Supriyati (30).
(hyk)
Berita Terkait
Banyak Korban Jiwa,...
Banyak Korban Jiwa, Kasus Kecelakaan di Jalan Tol Masih Tinggi
Hati-hati! Ini 4 Faktor...
Hati-hati! Ini 4 Faktor Utama Penyebab Kecelakaan di Jalan Tol
Kecelakaan Maut di Jalan...
Kecelakaan Maut di Jalan Raya Bogor, Seorang Perempuan Tewas
Risiko Kecelakaan Lalu...
Risiko Kecelakaan Lalu Lintas Tinggi, JRP Lakukan Ini
Prancis Ganti Nama Kecelakaan...
Prancis Ganti Nama Kecelakaan Lalu Lintas Fatal Jadi Pembunuhan Lalu Lintas
Polisi Ini Rela Menambal...
Polisi Ini Rela Menambal Jalan Berlubang Demi Mencegah Lakalantas
Berita Terkini
Korban Terakhir Ledakan...
Korban Terakhir Ledakan Gas di Rumah Mewah di Medan Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Ditutup
1 jam yang lalu
Punya KTP DKI dan Beli...
Punya KTP DKI dan Beli Rumah Pertama? Ini Syarat Dapat Diskon BPHTB 50 Persen
1 jam yang lalu
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
3 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
3 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
3 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
4 jam yang lalu
Infografis
10 Jurusan Favorit BUMN,...
10 Jurusan Favorit BUMN, Anak Muda Wajib Tahu!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved