Tahun ini, 112 orang tewas di jalanan
Senin, 31 Desember 2012 - 18:32 WIB
Tahun ini, 112 orang tewas di jalanan
A
A
A
Sindonews.com - Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Lahat mencatat, sepanjang 2012 di wilayah hukum Kepolisian Resor (Polres) telah terjadi kecelakaan sebanyak 209 kejadian.
Dari peristiwa tersebut, sebanyak 112 nyawa melayang, luka berat 130 jiwa, dan luka ringan sebanyak 194 jiwa, hingga bulan November 2012. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut, mencapai angka yang cukup fantastis, yakni sebesar Rp1,9 miliar.
Meskipun upaya penekanan angka kecelakaan lalulintas (Lakalantas) terus dilakukan Satlantas Polres Lahat, tingkat kejadian Lakalantas di kabupaten Lahat masih tergolong tinggi dengan jumlah yang fluktuatif (naik turun).
Hingga akhir November 2012, sudah tercatat sedikitnya 209 kali kejadian lakalantas di Lahat. Rinciannya, Januari sebanyak 18 kasus, Februari (20), Maret (24), April (8), Mei (15), Juni (20), Juli (18), Agustus (30), September (21), Oktober (13), dan November (22).
“Penyebab lakalantas mayoritas disebabkan kelalaian pengendara, seperti kelalaian mengambil jalur pengendara lain dan mengantuk untuk kendaraan roda empat," ujar Kanit Lakalantas, Aipda Rudi Widarto mewakili Kasatlantas Lahat AKP Ary Sudrajat, Senin (31/12/2012)
Belum adanya rambu-rambu yang mengatur kecepatan kendaraan dari pihak terkait, juga bisa menjadi penyebab lakalantas. Menurutnya, Lakalantas masih didominasi oleh pengguna kendaraan roda dua, yang banyak digunakan kalangan usia muda.
Kurangnya kesadaran tertib berlalulintas, serta perilaku ugal-ugalan serta kurangnya pengawasan pihak orangtua dapat menjadi penyebab utama, masih tingginya angka kecelakaan di Lahat.
Kedepan lanjutnya, berbagai upaya untuk menekan angka Lakalantas, akan terus dilakukan pihak Satlantas Lahat.
“Kita telah berupaya membuat permohonan penambahan rambu-rambu kepada dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel,” imbuhnya.
Dari peristiwa tersebut, sebanyak 112 nyawa melayang, luka berat 130 jiwa, dan luka ringan sebanyak 194 jiwa, hingga bulan November 2012. Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut, mencapai angka yang cukup fantastis, yakni sebesar Rp1,9 miliar.
Meskipun upaya penekanan angka kecelakaan lalulintas (Lakalantas) terus dilakukan Satlantas Polres Lahat, tingkat kejadian Lakalantas di kabupaten Lahat masih tergolong tinggi dengan jumlah yang fluktuatif (naik turun).
Hingga akhir November 2012, sudah tercatat sedikitnya 209 kali kejadian lakalantas di Lahat. Rinciannya, Januari sebanyak 18 kasus, Februari (20), Maret (24), April (8), Mei (15), Juni (20), Juli (18), Agustus (30), September (21), Oktober (13), dan November (22).
“Penyebab lakalantas mayoritas disebabkan kelalaian pengendara, seperti kelalaian mengambil jalur pengendara lain dan mengantuk untuk kendaraan roda empat," ujar Kanit Lakalantas, Aipda Rudi Widarto mewakili Kasatlantas Lahat AKP Ary Sudrajat, Senin (31/12/2012)
Belum adanya rambu-rambu yang mengatur kecepatan kendaraan dari pihak terkait, juga bisa menjadi penyebab lakalantas. Menurutnya, Lakalantas masih didominasi oleh pengguna kendaraan roda dua, yang banyak digunakan kalangan usia muda.
Kurangnya kesadaran tertib berlalulintas, serta perilaku ugal-ugalan serta kurangnya pengawasan pihak orangtua dapat menjadi penyebab utama, masih tingginya angka kecelakaan di Lahat.
Kedepan lanjutnya, berbagai upaya untuk menekan angka Lakalantas, akan terus dilakukan pihak Satlantas Lahat.
“Kita telah berupaya membuat permohonan penambahan rambu-rambu kepada dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel,” imbuhnya.
(ysw)