Malam tahun baru, Polres Depok antisipasi 8 titik kemacetan
Senin, 31 Desember 2012 - 18:09 WIB
Malam tahun baru, Polres Depok antisipasi 8 titik kemacetan
A
A
A
Sindonews.com - Kasat Lantas Polresta Depok Kompol Kristanto Yoga menyebutkan, terdapat delapan titik macet di Kota Depok yang belum teratasi sampai sampai saat ini. Yakni di Jalan Raya Sawangan, Jalan Raya Citayam, Jalan Tole Iskandar, Jalan Merawan, Jalan Gandul, Jalan Cinangka, Jalan Pangkalan Jati dan Jalan Margonda.
Delapan titik tersebut, diperkirakan juga akan mengalami kemacetan pada malam tahun baru. Titik kemacetan dilihat dari visi rasio kendaraan yang melintas berbanding dengan kapasitas jalannya.
Saat ini, total jumlah kendaraan di Depok sebanyak 925.665. Setiap tahun, kendaraan baru masuk Depok sebanyak 144 persen dengan rincian kendaraan roda dua (R2) 150 unit per hari, sementara roda empat (R4) antara 20-30 unit per hari.
"Hingga saat ini tercatat ada 374,466 kendaraan baru di Depok. Namun, jumlah kendaraan yang melaju setiap hari tidak dapat dilihat dari jumlah kendaraan yang di miliki masyarakat Depok," jelasnya kepada wartawan, Senin (31/12/2012).
Umumnya kepadatan lalu lintas terjadi di dua waktu berbeda, pukul 07.00-08.00 dengan volume kendaraan 6.099 kendaraan dan pukul 15.00-22.00 dengan rata-rata volume 7.045 kendaraan. Kemacetan dominan terjadi di sembilan titik.
Sedangkan pada akhir pekan kemacetan merata di seluruh Depok dimulai pukul 09.00-22.00.
"Kalau pagi biasanya yang ke Jakarta untuk bekerja dan aktivitas sekolah. Sedangkan kalau akhir pekan aktifitas dimulai sejak pagi," tuturnya.
Kristanto meminta agar masyarakat menghindari melakukan konvo atau arak-arakan menggunakan kendaraan bak terbuka, naik di atas kap dan motor bergerombol. Sebab akan membahayakan keselamatan dan keamanan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
"Jika masih terdapat hal tersebut, maka akan dilakukan penindakan menggunakan tilang oleh petugas di lapangan. Jadilah Pelopor Keselamatan berlalu lintas, dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan," tandasnya.
Delapan titik tersebut, diperkirakan juga akan mengalami kemacetan pada malam tahun baru. Titik kemacetan dilihat dari visi rasio kendaraan yang melintas berbanding dengan kapasitas jalannya.
Saat ini, total jumlah kendaraan di Depok sebanyak 925.665. Setiap tahun, kendaraan baru masuk Depok sebanyak 144 persen dengan rincian kendaraan roda dua (R2) 150 unit per hari, sementara roda empat (R4) antara 20-30 unit per hari.
"Hingga saat ini tercatat ada 374,466 kendaraan baru di Depok. Namun, jumlah kendaraan yang melaju setiap hari tidak dapat dilihat dari jumlah kendaraan yang di miliki masyarakat Depok," jelasnya kepada wartawan, Senin (31/12/2012).
Umumnya kepadatan lalu lintas terjadi di dua waktu berbeda, pukul 07.00-08.00 dengan volume kendaraan 6.099 kendaraan dan pukul 15.00-22.00 dengan rata-rata volume 7.045 kendaraan. Kemacetan dominan terjadi di sembilan titik.
Sedangkan pada akhir pekan kemacetan merata di seluruh Depok dimulai pukul 09.00-22.00.
"Kalau pagi biasanya yang ke Jakarta untuk bekerja dan aktivitas sekolah. Sedangkan kalau akhir pekan aktifitas dimulai sejak pagi," tuturnya.
Kristanto meminta agar masyarakat menghindari melakukan konvo atau arak-arakan menggunakan kendaraan bak terbuka, naik di atas kap dan motor bergerombol. Sebab akan membahayakan keselamatan dan keamanan diri sendiri maupun pengguna jalan lain.
"Jika masih terdapat hal tersebut, maka akan dilakukan penindakan menggunakan tilang oleh petugas di lapangan. Jadilah Pelopor Keselamatan berlalu lintas, dan budayakan keselamatan sebagai kebutuhan," tandasnya.
(stb)