Sungai Kendal meluap, sembilan desa terendam
Senin, 31 Desember 2012 - 13:19 WIB
Sungai Kendal meluap, sembilan desa terendam
A
A
A
Sindonews.com - Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Kendal, Jawa Tengah mengakibatkan Sungai Kendal yang melintasi kota meluap dan menggenangi ratusan rumah di sembilan desa.
Ketinggian air hingga Senin (31/12/2012) siang masih tinggi, bahkan di dalam rumah ketinggian air mencapai setengah meter. Warga masih bertahan di rumah karena sudah terbiasa tergenang. Banjir juga menganggu arus lalu lintas, di sejumlah ruas jalan penghubung antar kecamatan.
Banjir yang menggenangi wilayah Kendal, sudah kali ketiga selama sebulan terakhir ini. Genangan air paling parah terjadi di Kelurahan Kebondalem dan Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kota Kendal. Di wilayah ini, ketinggian air mencapai satu meter dan menggenangi ratusan rumah.
Air masuk ke dalam rumah warga sejak Senin dinihari. Warga hanya memindahkan barang-barang berharga menjauh dari jangkauan banjir.
Menurut Koyimah, Sungai Kendal meluap akibat curah hujan yang tinggi selama sepekan terakhir.
"Ini banjir yang ketiga dalam bulan ini. Sungai tak mampu menampung air karena sudah dipenuhi lumpur," kata Koyimah, Senin (31/12/2012).
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, sembilan desa yang terendam banjir, yakni Desa Kebondalem, Ngilir, Balik, Langenharjo, Pekauman, Trompo, dan Pegulon. Kelima desa ini/ berada di Kecamatan Kota Kendal.
Sedangkan Desa Wonosari dan Patebon, genangan air juga menggenangi sebagian komplek perkantoran Pemkab Kendal.
Ketinggian air hingga Senin (31/12/2012) siang masih tinggi, bahkan di dalam rumah ketinggian air mencapai setengah meter. Warga masih bertahan di rumah karena sudah terbiasa tergenang. Banjir juga menganggu arus lalu lintas, di sejumlah ruas jalan penghubung antar kecamatan.
Banjir yang menggenangi wilayah Kendal, sudah kali ketiga selama sebulan terakhir ini. Genangan air paling parah terjadi di Kelurahan Kebondalem dan Kelurahan Ngilir, Kecamatan Kota Kendal. Di wilayah ini, ketinggian air mencapai satu meter dan menggenangi ratusan rumah.
Air masuk ke dalam rumah warga sejak Senin dinihari. Warga hanya memindahkan barang-barang berharga menjauh dari jangkauan banjir.
Menurut Koyimah, Sungai Kendal meluap akibat curah hujan yang tinggi selama sepekan terakhir.
"Ini banjir yang ketiga dalam bulan ini. Sungai tak mampu menampung air karena sudah dipenuhi lumpur," kata Koyimah, Senin (31/12/2012).
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kendal, sembilan desa yang terendam banjir, yakni Desa Kebondalem, Ngilir, Balik, Langenharjo, Pekauman, Trompo, dan Pegulon. Kelima desa ini/ berada di Kecamatan Kota Kendal.
Sedangkan Desa Wonosari dan Patebon, genangan air juga menggenangi sebagian komplek perkantoran Pemkab Kendal.
(ysw)