Peternak diimbau lakukan biosecurity

Minggu, 30 Desember 2012 - 18:21 WIB
Peternak diimbau lakukan...
Peternak diimbau lakukan biosecurity
A A A
Sindonews.com - Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) Kabupaten Magelang mengimbau kepada para peternak untuk melakukan biosecurity. Upaya tersebut guna mencegah penyebaran Avian Influenza (AI) atau flu burung yang sudah menyerang sejumlah wilayah di Kabupaten Magelang.

Biosecurity merupakan tindakan untuk menghindari kontak antara hewan dan mikroorganisme. Prosedur ini merupakan pintu pertahanan pertama dalam upaya pengendalian penyebaran suatu penyakit.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dispeterikan Kabupaten Magelang, John Manglapy mengatakan, penerapan biosecurity dilakukan mulai pada awal pemeliharaan unggas di kandang sampai pada saat penjualan.

Selain penyemprotan kandang dengan disinfektan, sangat penting bagi peternak untuk membatasi kontak antara ternak dengan manusia. Untuk itu, perlu membatasi orang yang diperbolehkan masuk ke kandang ternak.

"Kita minta para peternak untuk mulai menerapkan biosecurity. Jagalah kontak antara ternak dengan orang luar. Yang tidak berkepentingan jangan boleh masuk kandang ternak karena bisa menjadi pembawa penyakit," katanya, Minggu (30/12/2012).

Ditambahkannya, tingkat kesehatan ternak juga perlu dijaga. Sebab, hewan yang sehat tidak akan mudah terserang penyakit. Dikhawatirkan, hewan yang kondisinya lemah akan berpotensi terserang berbagai jenis penyakit.

"Kesehatan hewan ternak ini bisa ditingkatkan dengan pemberian makanan bergizi dan tambahan vitamin," lanjutnya.

Diketahui, ribuan unggas seperti bebek, burung puyuh dan ayam ditemukan mati mendadak di sejumlah wilayah yakni, Kecamatan Mertoyudan, Srumbung, Kajoran, Salaman, Ngablak dan Salam. Dua diantaranya positif flu burung yakni di Dusun Seloiring, Desa Jumoyo, Kecamatan Salam dan Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman.

Sejauh ini, Balai Desa Margoyoso menyebutkan bahwa sedikitnya hewan unggas jenis ayam yang mati mendadak terdapat 30 ekor. Kematian itu terjadi di beberapa peternak di dusun Tlogosari.

“Kematian terjadi di satu blok rumah. Tidak ada gejala awal,” kata Kades Margoyoso Suroso Singgih Pratomo.

Dia menjelaskan, kematian unggas terjadi pada malam hari. Menurutnya, pada sore hari ayam masih terlihat sehat dan berkeliaran di pekarangan rumah warga namun pada pagi harinya sudah ditemukan mati di pekarangan dan selokan.

Kasus di Desa Margoyoso ini merupakan yang kedua kalinya setelah serangan serupa pada 2008 silam. Diduga kondisi ini disebabkan cara pemeliharaan ayam warga yang kurang bagus.

"Untuk mengantisipasinya, Dispeterikan sudah mendirikan posko kesehatan yang beroperasi selama 10 hari," tandasnya.
(ysw)
Berita Terkait
Antisipasi Penularan...
Antisipasi Penularan Flu Burung di Kota Bandung
Cegah Penularan Flu...
Cegah Penularan Flu Burung, Puluhan Unggas Selundupan Dimusnahkan
Jepang Laporkan Wabah...
Jepang Laporkan Wabah Flu Burung Pertama di Musim Dingin, 143.000 Ayam Dimusnahkan
Ahli Kesehatan Prediksi...
Ahli Kesehatan Prediksi Inggris Akan Menghadapi Wabah Flu Burung dalam Skala Besar
Ratusan Unggas Positif...
Ratusan Unggas Positif Flu Burung, Peternak Diminta Waspada
Tes PCR Ratusan Burung...
Tes PCR Ratusan Burung Pipit yang Mati Mendadak di Cirebon, Begini Hasilnya
Berita Terkini
Dukung Nanik S Deyang...
Dukung Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, APJI Harap Tata Kelola Program MBG Dibenahi
10 menit yang lalu
Gunung Dukono Erupsi...
Gunung Dukono Erupsi Sore Ini, Luncurkan 1.200 Meter Abu Vulkanik
26 menit yang lalu
Pemprov DKI Buka 2.843...
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Sektor Padat Karya, Pramono: Gaji UMP Jakarta
54 menit yang lalu
Ratusan Pelajar di Jaktim...
Ratusan Pelajar di Jaktim Ikuti Pelatihan Penguatan Karakter dan Kepemimpinan Inovatif
1 jam yang lalu
Tiket Kereta Liburan...
Tiket Kereta Liburan Sekolah Diskon 30%, Pemesanan Mulai 6 Juni
1 jam yang lalu
Mimika Darurat Narkoba,...
Mimika Darurat Narkoba, Rampeani Rachman Minta Bandar Diburu hingga ke Akar
2 jam yang lalu
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved