Densus 88 tangkap 2 terduga teroris di Poso

Sabtu, 29 Desember 2012 - 19:38 WIB
Densus 88 tangkap 2...
Densus 88 tangkap 2 terduga teroris di Poso
A A A
Sindonews.com - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Mabes Polri telah meriungkus dua orang tersangka anggota kelompok jaringan teroris di dua lokasi terpisah. Penangkapan pertama terjadi di tengah Kota Poso tepatnya di Jalan Pulau Kalimantan dan penangkapan lainnya dilakukan di Desa Labuan, Kecamatan Lage.

Walau demikian, Tim Densus mendapatkan protes dari pihak keluarga tersangka itu, terkait penangkapan yang dilakukan petugas dalam proses penangkapan dengan cara kasar.

"Tim gabungan Polda Sulawesi Tengah dan Densus 88 Antiteror telah menangkap dua orang tersangka yang diduga sebagai bagian dari kelompok bersenjata yang ada di Poso," kata Kapolda Sulawesi Tengah Brigjend Pol Dewa Parsana dalam Short Message Service (SMS) yang diterima wartawan, di Sulsel, Sabtu (29/12/2012).

Walau demikian, pihak kepolisian di Poso enggan memberikan keterangan secara resmi mengenai penangkapan yang dilakukan oleh Densus 88 Antiteror itu.

Sejumlah informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, kedua orang yang ditangkap itu masing masing berinisial (R) warga Jalan Tanjung Bulu, Kecamatan Poso Kota dan (S) alias Bapak (L) 43 tahun warga Desa Labuan, Kecamatan Lage.

Riyadi ditangkap pada pukul 13.45 Wita, saat mengemudiakan mobilnya di Jalan Pulau Kalimantan, sedangkan Sugianto ditangkap pada pukul 13.00 Wita saat sedang mengendarai sepeda motor menuju kembali ke rumahnya seusai menunaikan salat zuhur di Masjid Baitul Muwahidin.

Menyikapi penangkapan itu Uswatun Hasanah (37) istri dari Sugianto yang dijumpai di rumahnya di Desa Labuan, Kecamatan Lage mengatakan, penangkapan terhadap suaminya oleh Densus 88 dilakukan dengan cara yang tidak manusiawi, berdasarkan keterangan saksi mata yang melihat proses penangkapan itu, suaminya dipukuli, ditendang sebelum akhirnya dimasukkan kedalam mobil.

Dia dan keluarga dari Sugianto membantah, keterlibatan suaminya dalam tindak terorisme. Menurutnya, suaminya selama ini tidak pernah ke luar rumah dan selama ini hanya menjalankan aktivitas mengajar dan kegiatan majelis taklim di Desa Labuan.

Kedua orang yang ditangkap oleh tim detasemen khusus 88 di poso itu langsung dibawah ke markas kepolisian daerah sulawesi tengah di palu
(mhd)
Berita Terkait
Mahasiswa Gelar Aksi...
Mahasiswa Gelar Aksi Solidaritas Mengecam Terorisme
Konflik Berpotensi Jadi...
Konflik Berpotensi Jadi Pemicu Aksi Terorisme
Bos MI5: 31 Rencana...
Bos MI5: 31 Rencana Teror Tahap Akhir Digagalkan dalam 4 Tahun di Inggris
Resmi Ditahan, Munarman...
Resmi Ditahan, Munarman Kini Boleh Dikunjungi Kuasa Hukum
Cegah Terorisme, Masyarakat...
Cegah Terorisme, Masyarakat Harus Peka Lingkungan Sekitar
Moeldoko Minta Jangan...
Moeldoko Minta Jangan Pernah Lupakan Aksi Terorisme
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
1 jam yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved