Love in Paris telan korban, ini tanggapan Tisa
Kamis, 27 Desember 2012 - 23:19 WIB
Love in Paris telan korban, ini tanggapan Tisa
A
A
A
Sindonews.com - Begitu mahalnya syuting sinetron Love in Paris yang tayang di SCTV, hingga menelan korban jiwa seorang bocah penderita leukimia, Ayu Tria Desiani. Apakah hal itu pantas?
Dalam episode ke-68, tampak pemeran sinetron Love in Paris tengah beraksi di ruang ICCU Rumah Sakit Harapan Kita. Di saat yang sama, seorang bocah tengah kritis dan membutuhkan pertolongan medis di ruang yang dipakai untuk syuting sinetron itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ayu masuk ke RS sekira pukul 18.30 WIB ke Unit Gawat Darurat (UGD) dengan kondisi pembuluh darah pecah. Pada pukul 20.00 WIB, Ayu dimasukkan ke ICCU, di ruang ICCU sudah berlangsung syuting.
Jarak tempat tidur Ayu dengan lokasi syuting hanya dibatasi empat bayi. Para kru film bebas keluar masuk ruangan yang seharusnya steril. Pada pukul 02.00 WIB, Ayu mengalami koma, jantungnya berhenti, lalu dipompa oleh tim dokter. Dan pada pukul 02.30 WIB, Ayu dinyatakan meninggal dunia.
Pada pukul 04.00 WIB, keluarga Ayu keluar dari RS dengan melihat para kru tertidur diruang tunggu. Dan pihak keluarga tak diberitahu sedang ada syuting. Artis yang ada pada saat syuting di RS tersebut yaitu Mathias Muchus, Surya Saputra, Ira Wibowo, dan Michele.
Kecaman pun mengalir di tengah masyarakat, terutama dalam dunia maya. Banyak yang mengecam pihak rumah sakit, karena dianggap menelantarkan pasien, ada juga yang mengecam penulis skenario Love in Paris, Tisa. Tak kalah berang, Tisa meradang lewat twitternya.
"Saya yakin masyarakat lebih cerdas ya cara berfikirnya, logika aja mungkin gak instansi sebesar RS HK 'menumbalkan' keselamatan pasien?" tulis Tisa, dalam akun Tisa TS @tisatspinkluv, Kamis (27/12/2012).
Lebih lanjut, Tisa merasa dipojokkan dengan pemberitaan-pemberitaan yang ada. "Secara personal sbg penulis #LoveInParis saya ga trima dgn smua brita yg memojokkan. saya tunggu para penyebar hoax klo punya nyali," tambahnya.
Dalam episode ke-68, tampak pemeran sinetron Love in Paris tengah beraksi di ruang ICCU Rumah Sakit Harapan Kita. Di saat yang sama, seorang bocah tengah kritis dan membutuhkan pertolongan medis di ruang yang dipakai untuk syuting sinetron itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ayu masuk ke RS sekira pukul 18.30 WIB ke Unit Gawat Darurat (UGD) dengan kondisi pembuluh darah pecah. Pada pukul 20.00 WIB, Ayu dimasukkan ke ICCU, di ruang ICCU sudah berlangsung syuting.
Jarak tempat tidur Ayu dengan lokasi syuting hanya dibatasi empat bayi. Para kru film bebas keluar masuk ruangan yang seharusnya steril. Pada pukul 02.00 WIB, Ayu mengalami koma, jantungnya berhenti, lalu dipompa oleh tim dokter. Dan pada pukul 02.30 WIB, Ayu dinyatakan meninggal dunia.
Pada pukul 04.00 WIB, keluarga Ayu keluar dari RS dengan melihat para kru tertidur diruang tunggu. Dan pihak keluarga tak diberitahu sedang ada syuting. Artis yang ada pada saat syuting di RS tersebut yaitu Mathias Muchus, Surya Saputra, Ira Wibowo, dan Michele.
Kecaman pun mengalir di tengah masyarakat, terutama dalam dunia maya. Banyak yang mengecam pihak rumah sakit, karena dianggap menelantarkan pasien, ada juga yang mengecam penulis skenario Love in Paris, Tisa. Tak kalah berang, Tisa meradang lewat twitternya.
"Saya yakin masyarakat lebih cerdas ya cara berfikirnya, logika aja mungkin gak instansi sebesar RS HK 'menumbalkan' keselamatan pasien?" tulis Tisa, dalam akun Tisa TS @tisatspinkluv, Kamis (27/12/2012).
Lebih lanjut, Tisa merasa dipojokkan dengan pemberitaan-pemberitaan yang ada. "Secara personal sbg penulis #LoveInParis saya ga trima dgn smua brita yg memojokkan. saya tunggu para penyebar hoax klo punya nyali," tambahnya.
(san)