2013, guru kebal hukum?

Rabu, 26 Desember 2012 - 20:02 WIB
2013, guru kebal hukum?
2013, guru kebal hukum?
A A A
Sindonews.com - Adanya kekerasan di sekolah membuat sejumlah guru harus berurusan dnegan aparat penegak hukum. Namun mulai pertengahan Januari 2013, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menjamin guru tidak bisa dijerat hukum.

Mengenai hal ini, Ketua PGRI Pusat DR Sulistiyo mengaku sudah merumuskan program PGRI dan membicarakan dengan Kapolri Jenderal Timur Pradopo melalui kesepakatan Momerandum of Understanding (MoU) di tahun 2013.

Hal ini diungkapkan DR Sulistiyo yang dihadiri ratusan guru. Dia mengatakan bahwa,

Dalam kesepakatan bersama Kapolri, guru tidak akan lagi canggung dalam menghadapi proses belajar terhadap anak yang kerap mendapatkan masalah.

"Insya Allah, kesepakan kita bersama dengan Kapolri akan disosialisasikan ke Polsek-Polsek untuk diketahuinya, dan para guru akan mendapat perhatian terhadap proses hukum yang berlaku," kata Sulistiyo saat meresmikan gedung PGRI di Kabupaten Bone Rabu, (26/12/2012).

Dia berharap, program PGRI di tahun 2013 nantinya Indonesia bisa lebih baik ke depan. Kalau orang tuanya berpendidikan rendah dan pedagang biasa, anak harus dididik pengetahuannya untuk bersekolah meraih cita-cita untuk kesejahteraan hidup keluarganya.

"Kalau tidak berpendidikan tinggi, alur pikir dan jalur pikirnya tidak muncul. Padahal, pendidikan adalah jalan lurus menuju kesejahteraan, kehidupan yang lebih baik, dan menciptakan manusia yang bermartabat," tambahnya.

Kedatangan rombongan Ketua Umum PGRI Pusat, DR Sulistiyo bersama dengan rombongan Ketua PGRI Provinsi Sulsel, Muhammad Asmin di Kabupaten Bone berlangsung meriah. Sejumlah anak Sekolah Dasar menymbut rombongan di sepanjang jalur poros Jalan Makassar Kabupaten Bone.

Dalam kegiatan itu hadir Sekda Bone, A Surya Dharma, Kapolres Bone, AKBP Andria R Martinius, dan undangan dari seluruh pengurus PGRI Se-Sulawesi Selatan.

"Alhamdulillah, PGRI yang diundang langsung di Kabupaten Bone hadir dan ini kesyukuran bagi rekan guru untuk bertemu langsung sambil melihat langsung pemaparan yang disampaikan terhadap program PGRI ke depan," ungkap Taswin.
(ysw)
Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemkab Langkat Hadirkan Smartboard untuk Siswa
Pendidikan Mahal, Orang...
Pendidikan Mahal, Orang Miskin Dilarang Sekolah
Momogi Berbagi Hadirkan...
Momogi Berbagi Hadirkan Edukasi dan Keceriaan bagi Siswa Sekolah Kami
Meningkatkan Literasi...
Meningkatkan Literasi di Dunia Pendidikan
OREO Berbagi Seru Hadirkan...
OREO Berbagi Seru Hadirkan Pembelajaran Berbasis Bermain untuk Siswa Purworejo
Tingkatkan Mutu Perguruan...
Tingkatkan Mutu Perguruan Tinggi, DPD Perkindo DKI Jakarta Gandeng 3 Universitas
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Bakal...
Polda Metro Jaya Bakal Panggil Hotman Paris Usai Dilaporkan PWI
58 menit yang lalu
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
1 jam yang lalu
Ketahanan Pangan Nasional,...
Ketahanan Pangan Nasional, Nestl Salurkan 90 Sapi Perah Impor di Jatim
1 jam yang lalu
PASTI Indonesia Desak...
PASTI Indonesia Desak Polda Kalsel Hentikan Kasus Babe Aldo dan Ditangani Bareskrim
2 jam yang lalu
Diskominfo Tangsel Bagikan...
Diskominfo Tangsel Bagikan Transformasi Digital Pelayanan Publik ke BPSDMD Jateng
8 jam yang lalu
Bersama Rumah Baca Empat...
Bersama Rumah Baca Empat Jagoan, MNC Peduli Berbagi Buku Dongeng dan Lomba Mewarnai
8 jam yang lalu
Infografis
5 Fakta Jeffrey Epstein:...
5 Fakta Jeffrey Epstein: dari Guru Tanpa Ijazah hingga Dugaan Agen Mossad
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved