Atasi banjir, Jokowi akan bangun terowongan bawah tanah
Rabu, 26 Desember 2012 - 17:57 WIB
Atasi banjir, Jokowi akan bangun terowongan bawah tanah
A
A
A
Sindonews.com - Pasca melakukan peninjauan gorong-gorong di Bundaran Hotel Indonesia (HI) siang tadi, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), mulai menyuruh seluruh pihak-pihak yang ada untuk melakukan pengecekan terhadap gorong-gorong yang ada di DKI.
"Cek lapangan. Semua cek. Kepala Dinas cek, Sudin-sudin saya suruh cek, wali kota saya suruh cek. Semuanya harus cek, ke lapangan semuanya, harus turun," kata Jokowi di sekitar Bundaran HI, Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Selain itu, Dinas Perhubungan DKI juga diperintahkan untuk mengatasi terjadinya kemacetan total, yang bisa saja terulang kembali di Jakarta.
Dishub DKI sendiri dapat melakukan pengalihan arus untuk menghindari kemacetan total tersebut.
Ketika disinggung mengenai salah penataan terkait gorong-gorong tersebut, Jokowi berkilah dulu hujan di Jakarta tidak seekstrim saat ini.
Selain itu, daerah resapan air yang ada juga semakin berkurang.
"Ya kalau dulu hujan tidak seekstrim sekarang. Kemudian resapan air juga masih banyak. Sekarang jadi beton semuanya. Sehingga kucuran air semua masuk ke drainase. Kurangnya resapan. Ini kronis, dan harus satu-satu diselesaikan," jelasnya.
Di sisi lain, Jokowi juga mengatakan akan melakukan terobosan ke depannya untuk membuat terowongan ataupun waduk.
"Terobosan ini baru kita bahas terus. Deep tunnel/smart tunnel. Terowongan atau waduk air bawah tanah. Terowongan 16 meter," ujarnya.
Meskipun begitu, rencana ini diakui baru akan diputuskan pada Januari 2013 mendatang dari Jl. MT Haryono-Pluit.
"Artinya ada blue print yang dikerjakan, tapi ini bekejar-kejaran dengan pemukiman, dengan gedung-gedung yang sudah terlanjur kayak gini. Ya kalau kita hanya terus bertumpu pada cetak biru tidak ada terobosan. Ya berpuluh-puluh tahun kita kebanjiran," tukas Jokowi.
(stb)