Relokasi warga bisa dimulai dari kantong pemenangan Jokowi
Rabu, 26 Desember 2012 - 13:59 WIB
Relokasi warga bisa dimulai dari kantong pemenangan Jokowi
A
A
A
Sindonews.com - Pemprov DKI Jakarta akan melakukan normalisasi kali di 13 aliran kali di Jakarta, sebagai langkah jangka panjang guna mengatasi banjir yang kerap kali melanda Jakarta saat musim penghujan tiba.
Namun, normalisasi kali yang akan dilakukan nanti tetap harus memperhatikan beberapa hal. Diantaranya waktu yang dibutuhkan untuk normalisasi dan biaya yang harus dikeluarkan.
"Kita punya 13 aliran sungai. Kalau di bagi untuk 5 tahun, dalam setahun paling hanya bisa 2 atau 3 sungai yang di tata," kata Pengamat Perkotaan Nirwono Joga saat dihubungi di Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Selain itu, tepi bantaran kali yang mayoritas dihuni oleh warga juga harus diperhatikan. Karena penataan tepi bantaran kali tidak akan bisa lepas dari warga yang telah menghuni bantaran tersebut selama berpuluh-puluh tahun.
"Yang paling lama adalah tata tepi bantaran kali. Untuk lakukan ini, butuh rekayasa sosial, gimana menata bantara itu secara manusiawi," jelas Nirwono.
Sebagai langkah awal untuk relokasi Nirwono menegaskan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo bisa memulainya dari kantong-kantong wilayah yang dimenangkan oleh Jokowi- Ahok saat Pemilukada DKI beberapa waktu lalu.
"Jokowi harus berani. Bisa dimulai dari kantong pemenangan Jokowi. Itu pasti akan didukung oleh warga. Selanjutnya bila itu berhasil, ini bisa dijadikan contoh bagi warga bantaran lainnya," tukasnya.
Namun, normalisasi kali yang akan dilakukan nanti tetap harus memperhatikan beberapa hal. Diantaranya waktu yang dibutuhkan untuk normalisasi dan biaya yang harus dikeluarkan.
"Kita punya 13 aliran sungai. Kalau di bagi untuk 5 tahun, dalam setahun paling hanya bisa 2 atau 3 sungai yang di tata," kata Pengamat Perkotaan Nirwono Joga saat dihubungi di Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Selain itu, tepi bantaran kali yang mayoritas dihuni oleh warga juga harus diperhatikan. Karena penataan tepi bantaran kali tidak akan bisa lepas dari warga yang telah menghuni bantaran tersebut selama berpuluh-puluh tahun.
"Yang paling lama adalah tata tepi bantaran kali. Untuk lakukan ini, butuh rekayasa sosial, gimana menata bantara itu secara manusiawi," jelas Nirwono.
Sebagai langkah awal untuk relokasi Nirwono menegaskan Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo bisa memulainya dari kantong-kantong wilayah yang dimenangkan oleh Jokowi- Ahok saat Pemilukada DKI beberapa waktu lalu.
"Jokowi harus berani. Bisa dimulai dari kantong pemenangan Jokowi. Itu pasti akan didukung oleh warga. Selanjutnya bila itu berhasil, ini bisa dijadikan contoh bagi warga bantaran lainnya," tukasnya.
(stb)