Pemukiman di bantaran kali hambat penanggulanan banjir
Rabu, 26 Desember 2012 - 10:59 WIB
Pemukiman di bantaran kali hambat penanggulanan banjir
A
A
A
Sindonews.com - Upaya penanggulangan banjir yang seringkali terjadi selama ini, masih terkendala keberadaan pemukiman masyarakat yang tinggal di bantaran kali. Hal itu diungkapkan Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto.
Ia menjelaskan, keberadaan pemukiman yang terletak di bantaran kali, sering kali menjadi kendala utama bagi pihak-pihak terkait dalam rangka melaksanakan upaya penanggulangan banjir.
"Penanggulangan banjir tentu kalinya harus ada pelebaran kali. Untuk melebarkan, maka perlu ada pemindahan masyarakat yang tinggal di bantaran kali," terang Djoko di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Upaya seperti pengerukan maupun pelebaran kali, sambung dia, juga tidak bisa dilakukan karena menurut data yang dimilikinya banyak bangunan yang bukan hanya berdiri di bantaran kali, tetapi juga di badan kali.
"Kalau dipetakan itu, ada bangunan-bangunan yang berdirinya di badan kali. Pengerukan juga tidak bisa dilakukan kalau masyarakatnya masih di situ," sambung Djoko.
Untuk itu, dia menuturkan, perlu ada kerja sama dengan pemerintah setempat untuk dapat melakukan pemindahan masyarakat yang tinggal di bantaran kali tersebut.
Ia menjelaskan, keberadaan pemukiman yang terletak di bantaran kali, sering kali menjadi kendala utama bagi pihak-pihak terkait dalam rangka melaksanakan upaya penanggulangan banjir.
"Penanggulangan banjir tentu kalinya harus ada pelebaran kali. Untuk melebarkan, maka perlu ada pemindahan masyarakat yang tinggal di bantaran kali," terang Djoko di kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (26/12/2012).
Upaya seperti pengerukan maupun pelebaran kali, sambung dia, juga tidak bisa dilakukan karena menurut data yang dimilikinya banyak bangunan yang bukan hanya berdiri di bantaran kali, tetapi juga di badan kali.
"Kalau dipetakan itu, ada bangunan-bangunan yang berdirinya di badan kali. Pengerukan juga tidak bisa dilakukan kalau masyarakatnya masih di situ," sambung Djoko.
Untuk itu, dia menuturkan, perlu ada kerja sama dengan pemerintah setempat untuk dapat melakukan pemindahan masyarakat yang tinggal di bantaran kali tersebut.
(stb)