Datang terlambat, banyak PNS disetrap
Rabu, 26 Desember 2012 - 09:20 WIB
Datang terlambat, banyak PNS disetrap
A
A
A
Sindonews.com - Hari pertama kerja pasca liburan Natal, banyak Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal yang kedapatan terlambat datang. Sebagai sanksi, merekapun disetrap di bawah sinar matahari.
Hal itu dilakukan, menyusul rencana sidak yang dilakukan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya beserta jajarannya dengan berdiri di depan pintu gerbang kompleks Balai Kota Tegal.
Kondisi itu sempat membuat kalang kabut para PNS yang terlambat. Mereka berusaha melarikan diri namun tetap saja Satpol PP menangkapnya. Akhirnya, para PNS itupun disuruh berjejer tak ubahnya anak sekolah yang terlambat masuk jam pelajaran.
Diketahui jumlah PNS yang terlambat datang sangat banyak. Para PNS yang awalnya terlihat panikpun berubah menjadi santai karena mengetahui jumlah mereka yang terlambat sangat banyak.
"Kita sudah minta masing-masing kepala dinas untuk melakukan pendataan secara detil hari pertama kerja ini. Bagi yang tidak masuk tanpa keterangan, kita pastikan ada pemotongan-pemotongan yang akan kita dilakukan. Harus ada tindakan tegas berupa sanksi administrasi," ujar Ikmal, di Balai Kota Tegal, Rabu (26/12/2012).
Namun menurutnya, meski sangat banyak yang datang terlambat, pihaknya belum menemukan PNS yang tidak masuk kerja. Untuk mengetahui hal itu, pihaknya sedang melakukan pendataan ke seluruh instansi pemerintahannya.
"Kita masih mendata dari seluruh instansi dari tiap kepala SKPD," terangnya.
Hal itu dilakukan, menyusul rencana sidak yang dilakukan Wali Kota Tegal Ikmal Jaya beserta jajarannya dengan berdiri di depan pintu gerbang kompleks Balai Kota Tegal.
Kondisi itu sempat membuat kalang kabut para PNS yang terlambat. Mereka berusaha melarikan diri namun tetap saja Satpol PP menangkapnya. Akhirnya, para PNS itupun disuruh berjejer tak ubahnya anak sekolah yang terlambat masuk jam pelajaran.
Diketahui jumlah PNS yang terlambat datang sangat banyak. Para PNS yang awalnya terlihat panikpun berubah menjadi santai karena mengetahui jumlah mereka yang terlambat sangat banyak.
"Kita sudah minta masing-masing kepala dinas untuk melakukan pendataan secara detil hari pertama kerja ini. Bagi yang tidak masuk tanpa keterangan, kita pastikan ada pemotongan-pemotongan yang akan kita dilakukan. Harus ada tindakan tegas berupa sanksi administrasi," ujar Ikmal, di Balai Kota Tegal, Rabu (26/12/2012).
Namun menurutnya, meski sangat banyak yang datang terlambat, pihaknya belum menemukan PNS yang tidak masuk kerja. Untuk mengetahui hal itu, pihaknya sedang melakukan pendataan ke seluruh instansi pemerintahannya.
"Kita masih mendata dari seluruh instansi dari tiap kepala SKPD," terangnya.
(rsa)